KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Arsip Untuk Kategori 'Intermezzo'

Balada Hidup Mati

Mulai dari mana aku harus menyusun kalimat dari kata-kata yang akan menjadi sebuah makna nantinya ? Aku mencoba mencari pembuka sebagai pengenalan akan topik yang akan dibahas secara nyata atau maya ini. Kucoba menggali lagi dari perbincangan tadi pagi bersama guru spiritual dan teman pengembaraan.

Selingkuh

Aku tidak ingin selingkuh
Tidak aku ingin selingkuh
Aku tidak ingin dia selingkuh

Tidak aku ingin dia selingkuh
Aku tidak ingin kami selingkuh

Tidak aku ingin kami selingkuh
Jangan, jangan selingkuh

Tidak, tidak selingkuh saja
Selingkuh

Tidak

Selingkuh

Tidak

Pikirkanlah sendiri

Syair Bumi

Terlentang hari pengampunan itu,
yang disajikan kepada
empunya nafas-nafas serapah bumi,
sebelum derai sang waktu
menggunung penghakiman
Dan berduyun hasrat tertuang malu,
selepas mengepung
janji rajang duniawi.

2008

Kususuri jalan yang penuh dengan semburan cahaya dari ramainya dunia. Kutatap rembulan di atas sana. Ia bersinar namun sedikit tertutup oleh awan yang putih. Begitu setia ia di sana. Dan begitu mengherankan ketika malam ini tak kutemukan bintang-bintang di langit. Ke manakah mereka? Mengapa mereka tidak setia pada sang bulan. Teganya engkau duhai Bintang, meninggalkan sang raja malam di singgasananya duduk sendiri. Sungguh aku tak suka padamu, wahai Bintang. Tak setia.

Mabuk

Dua lelaki itu sudah menenggak tiga botol Whisky murahan yang mereka beli di kios minuman pinggir jalan. Setengah kepala mereka telah hilang, nafas mereka hampir tanggal. Tapi salah seorang dari mereka merasa belum cukup.

“Lagi, lagi,” bisik lelaki itu ke lelaki yang lain yang telah tergeletak dan terpejam.

Hidup

Ketika kau lelah berjalan
Berhenti dan istirahatlah sejenak
Ketika hati dan jiwamu terasa gundah
Bersandarlah dan lepaskan segala penatmu
Ketika matamu lelah memandang
Pejamkan dan bawa dirimu ke alam mimpi
Ketika kau telah sampai di alam mimpi
Melayang dan bergembiralah di sana
Bermainlah kau dengan peri-peri kecilmu
Jika kau telah lelah bermain
Buka mata dan bangkitlah dari mimpimu
Pandang dan hadapilah dunia
Yang terbentang luas di depan matamu
Jangan pernah sia-siakan dunia itu kosong
Tanpa sentuhan hangat darimu

Mencuri Waktu

aku hanya mencuri sedikit waktu
waktu yang kupunya antara aku dan kamu..

karena yang aku tahu..
aku dan kamu..
tidak diikuti oleh kata abadi..
seperti ‘kita’ yang menolak untuk hadir

Tadinya ingin kurangkai sajak
dari kata-kata yang kupetik
di taman
di balik juntai
rambutmu.

Namun aku urung kata
kata sedang tidak berbunga.

orang yang kamu cinta adalah orang yang

paling menyakiti hatimu

dan kadang kali

teman yang membawamu ke dalam pelukanya

dan menangis bersamamu

adalah cinta yang tidak kamu sadari

mencintai

bukan bagaimana kamu melupakan

melainkan bagaimana kamu memaafkan

bukan bagaimana kamu mendengarkan

Detik

Tik .. Tik..Tik..

Suara lirih dengan irama cantik

Tik.. Tik .. Tik ..

Terdengar mempesona dan simpatik

Tik .. Tik .. Tik ..

Menambah suasana menjadi romantik

Tik .. Tik .. Tik ..

Bisa memberikan situasi yang amat unik

Tik .. Tik .. Tik ..

« Prev - Next »