Puisi untuk Aurelie
Maret 4th, 2009 by Onik
Sembilan bulan,
Tubuhku menyulam sebuah mahakarya
Mahakarya pemujaan cinta
Dengan sebersit sukma melekat padanya
Teraba denyut jantung indah bernada
Mengalun lembut tenangkan jiwa
Sesekali gerak tubuh nyata terasa
Bergetar, bergelombang, bergeliat, gelitik raga
Elus lembut sang penanam sentuh rasa
Kedamaian hati menyembul dari balik duka
Duka yang terkadang tiba ketika sakit mendera
Hingga…
Tepat dipukul 19.15
Di sebuah ruang dingin yang terasa panas…
Terdengar tangis teramat kuat nan indah….
Membahana… hingga tak kuasa mata ini membuncah…
Selamat datang di dunia, Bidadariku…
Untuk sesaat saja pejamkan dulu matamu,
Sebelum terangnya sinar sang ruang menusuk pupil mungilmu…
Dan tenanglah, biarkan dekapan cintaku memulai hari-harimu…
InDaH bKaN SaaT” tHu…???
WLo SaKiT aWaLnYa, NaMuN BaHaGia sTeLaH tHu..!!!