KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Meja Kayu Bahagia

Menemukan cinta belum tentu akhir yang bahagia
Tanpa cinta juga tidak untuk selamanya
Bukan karena siapa yang salah, tidak semua orang berdua
Bukan juga karena terlalu banyak cinta, hampir semua orang memungutnya
Waktu tidak perlu disudutkan
Menyalahkan diri sendiri juga belum tentu benar

Sekalipun menjadi satu dan belum menggenapi
Aku bukan satu-satunya
Keputusan untuk mengambil perlu dihargai, juga untuk kesempatan mengisi ruang yang kosong
Masih banyak waktu
Terlalu banyak waktu

Aku menikmati semuanya
Begitu hangat di keramaian, semua di sekelilingku, belum denganmu
Karena aku pikir kamupun begitu, dan aku harap memang seperti itu
Siapa kamu?
Kamu yang bertanya siapa aku

Dimana kita yang saling mencari?
Sampai kapan?
Yang kutahu, pasti ada batas untuk kita saling menemukan
Sekali lagi, jangan disudutkan, karena itu belum perlu
Kita masih ingin mencari sebelum menemukan, ditemukan, menggenapi, dan benar-benar menjadi kita..
Menemukan cinta belum tentu akhir yang bahagia
Tanpa cinta juga tidak untuk selamanya
Bukan karena siapa yang salah, tidak semua orang berdua
Bukan juga karena terlalu banyak cinta, hampir semua orang memungutnya
Waktu tidak perlu disudutkan
Menyalahkan diri sendiri juga belum tentu benar

Sekalipun menjadi satu dan belum menggenapi
Aku bukan satu-satunya
Keputusan untuk mengambil perlu dihargai, juga untuk kesempatan mengisi ruang yang kosong
Masih banyak waktu
Terlalu banyak waktu

Aku menikmati semuanya
Begitu hangat di keramaian, semua di sekelilingku, belum denganmu
Karena aku pikir kamupun begitu, dan aku harap memang seperti itu
Siapa kamu?
Kamu yang bertanya siapa aku

Dimana kita yang saling mencari?
Sampai kapan?
Yang kutahu, pasti ada batas untuk kita saling menemukan
Sekali lagi, jangan disudutkan, karena itu belum perlu
Kita masih ingin mencari sebelum menemukan, ditemukan, menggenapi, dan benar-benar menjadi kita..

One Response to “Meja Kayu Bahagia”

  1. on 19 Feb 2009 at 19:11ChoCho

    wew makasih cc bwt cerpenna ^^

Tinggalkan Komentar