My Self…
Januari 29th, 2009 by Ludyah Annisah
Katakanlah…
“ Inilah Aku…”
Akulah, aku bukan dirinya atau siapapun
Aku belajar memahami diri, mengenali diri akan siapa diriku ini!
Serta, arti hidup ini…
Dalam kehidupan nyata nan fana aku hidup…
Tak elaknya sama dengan mereka yg hidup… beriringan dengan nyawa di dalam raga
Tatkala menatap senyuman indah di kala terbendung duka
Terselip sedikit asa tentang harapan dan cinta
Tiada henti menyeruput diri di kala usang
Tak layak bagi diriku memandang cinta
Seakan… terbuncah, menolak seluruh keluguan di dalam diri
Wajah ini bahagia !!
Tertawa riuh canda riang menatap betapa getirnya nasib
Seakan khayal menaungi diri yang putus asa
Senang berada di pelukannya, cium mesra sang mentari
Menghangatkan hati yang beku tiada berarti
Tapi semua itu omong kosong bagiku…
Tak berarti bagi mereka yang memandangku,
Sorot mata yang begitu tajam seolah menerka seluruh pikir dan semua rasa di dalam diri…
Tak heran, ku bersembunyi di tengah galau gelap gulita yang kelam abadi…
Menyusup… begitu menusuk hingga tulang-tulang sendi disertai darah yang mengalir di dalam tubuh.
Diri ini bagai topeng…
Seolah-olah aku hidup dengan semua kebohongan dan kebusukan yang tertutupi…
Tetapi aku sadar inilah jalan hidupku…
Tak mungkin ku pungkiri kekuasaan Sang Pencipta
Karena hanya diri-Nyalah yang pantas kuagungkan
Di hadapan mereka…
Suaraku bersorak-sorai dengan riuh
Disertai tawa canda gelak yang ramai
Mengikuti alur jalan hidupku yang tumbuh bersama mereka
Tetapi, mereka tak mampu membaca pikirku serta rasa yang kubendung….
Sepertinya, diriku bersembunyi dari kenyataan yang terjadi
Terhadap diri yang penuh dosa
Biarlah ini bebanku, mereka tak perlu tahu siapa diriku?
Lain halnya dengan sepasang merpati itu
Dahulu kala mereka bercinta di hangatnya pagi
Didampingi sang mentari yang setia mengiringi romansa cinta mereka…
Terikatlah mereka menjadi sepasang merpati yang kelak hidup bersama buah hati tercinta
Tak lama kebohongan itu berakhir, tiadalah terlihat di awan sayap-sayap indah mereka
Memandangnya saja tiadalah berdecak kagum
Justru sebaliknya, rasanya ingin marah, marah dan marah
Tahukah engkau diriku ini…
“ Diriku ini adalah yang hidup bersama sepasang merpati itu…”