Saat ku tutup mata
Semua terasa sepi
Gelap
Hampa
kosong
tapi tenang
Namun….
Saat ku mulai membuka mata
Kulihat keramaian,
terang benderang
Hingar bingar
Tapi semua kacau
Kotor…
Panas…
Muak…
Ingin kututup mataku selama mungkin
Tapi ku tak mampu
Keramaian itu memanggilku
Menarik perhatianku
Tapi ku hanya bisa meneteskan air mata
Hati ini mulai sesak,
Hancur, bahkan berdarah
Kuingin keramaian itu menjadi ketenangan
Terang benderang menjadi penerang hati
Hingar bingar menjadi pendamai jiwa
Bukan pertikaian
bukan permusuhan
Tapi persaudaraan