Nun…..
Di kelam matamu coba kuurai makna hidup
dalam rintih tangis bayi kita di masa entah
lalu sapamu terhembus angin masa
terjebak kita di badai aksara
Nun….
kita terpisah dari deretan abjad
yang berputar di puting beliung
hujan kata-kata menderu di antara tanda seru
aku mengaduh, keluh
lenguh…
Nun….
masih terlihat tanganmu
melambai menggapai deretan kiasan
namun jauh, nun tak tersentuh
belantara puisi begitu jauh
tak tertempuh
dilamun jenak
Nun…
kita semakin luruh