Jepit Rambut
Desember 16th, 2008 by Sriati leman
Purnama di bulan Mei
sebuah jepit rambut
bermotif ukiran hati
kau selipkan di rambutku
sejenak…
sebelum kau beranjak
tak bisa berkata
aku pun terdiam dalam gelisah
tapi, isakan hati tak bisa kututupi
Seperti rembulan yang merengkhuh malam
terangi hati berpayung cendawan hitam
kau ikrarkan akan kembali
dalam satu sasi
Kini,
purnama telah berganti sekian kali
jepit rambut bermotif ukiran hati
retak termakan janji
pertanda, mungkin
kau takkan kembali
atau kau memang tak ingin kembali?