Sajak Motorku
Desember 13th, 2008 by Nia Mulya
Bersama kita terbang membelah malam
Meretas hari yang terlewati
Meniti jalan terjal bertabur debu
Demi hati yang selalu menanti
Dalam pengap kita menari
Menantang matahari menggapai langit
Tak peduli lumpur membalut tubuh
Kau setia menemani hari-hariku
Kau meraung dalam amarahku
Merepih saat setitik air meluruh
Kaulah nafas yang kuhela
Membisu saat ku luluh dalam letih
Pintaku kau selalu ada untukku
Maafkan aku
Andai ku tak sempat menyapamu
Memberimu cinta yang selayaknya
Karena waktu t’lah merampas cinta dan anganku
untukmu
Bekasi 16 Juli 2008
Puisi bagus.
N menyentuh hati.
Bikin puisi yg byk lg y.
N trus berprestasi.
bagus, bahasanya mengalir dengan indah seperti air…
aku suka banget…