Antapani - Depok
Desember 11th, 2008 by Rendy Jean Satria
di ujung dedaunan yang berantai di kerinduan
Tatapan itu terbingkai
Di dalam musim panas yang bersemega
Larut, dirimu dengan kasidah angin
Bermain-bermain dengan dirimu di atas halilintar
Lagu-lagu bersemedi di bawah kidung
Ingin kujeritkan sebuah hamparan kesunyian
Tanpa getaran batu-batu dan langit yang menjadi
Tertusuk seperti kalung-kalung merpati
Lehermu, begitu banyak ruang untuk kumasuki
Sekarang… atau… nanti
Kata-katamu
Memahatkan sebuah dinding wilayah horison
Dengan jalananmu yang terbungkus oleh layar
Menyempurnakan wilayah yang tersembunyi
Kutemukan sebuah senja yang nyasar
Kubelikan untukmu agar kelak bersemega
Di dalam perbukitan cahaya
Mendekati sudah riwayat, Antapani –Depok
Terbingkai oleh cadar keemasan
Ada juga
Terbawa oleh jalananmu tanpa penjuru
Membiarkan semesta berdenyut di wilayahmu
Maukah kau tunjukan horison Antapani
Pada getar kakikku untuk melangkah
Ke dalam wilayahmu
Biar kulepas kepedihan kulitku
Menebar aroma abjad-abjad klasik
Tuh, di sana pasti ada seribu bayang-bayang
Tak terlihat tapi menjelaskan
Seerat cinta di musim filsafat nanti
Lusa
Akan kulamar dirimu
Dengan satu sajakku
2007