KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Dua insan bertemu dalam satu ikatan suci, beribadah guna mempertahankan keturunan. Jutaan sel sperma berkompetisi menuju sel telur karena pemenang hanyalah satu. Siapakah dia? Dia dijadikan dari saripati tanah kemudian menjadi air mani yang disimpan dalam tempat yang kokoh (rahim), kemudian air mani itu jadi segumpall darah–tulang belulang-terbungkus dengan daging-akhirnya menjadi makhluk yang berbentuk. Dia menangis lahir kedunia, disayang ayah bunda juga saudara, tidak berapa lama bisa berbicara. Sampai saat inii berada dan ada juga telah tiada. Dengan berbicara kita dapat ilmu, harta, dan jabatan. Dengan berkata-kata juga kita dihargai orang.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Semilir angin membawa serbuk sari hingga ke tempat yang cocok (putik) diatas hamparan bumi yang luas. Sehingga tumbuh buah-buahan, sayur-sayuran, bunga, dan tumbuhan lainnya. Buah-buahan banyak rasa, menghilangkan dahaga, dan membuat segar dihari yang panas. Sayuran menjadi salah satu yang menunjang kesehatan dan bunga menjadikan kita terhanyut dalam keindahan dengan bau serta aneka warnanya.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Hewan pun tidak ketinggalan untuk berkembang biak, yang di darat, perairan, maupun udara. Menjadi sesuatu hal yang lucu ketika dilihat dan sebagian bermanfaat untuk kehidupan. Semua itu siapa yang menciptakan?

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Belajar Biologi itu menyenangkan, membuat hidup jadi bermakna, dan dapat memaknai hidup. Terlebih ketika belajar diiringi keimanan dan jauh dari kesombongan, maka akan terbuka rahasia hidup dan akan semakin dekat dengan Yang Maha Pencipta. Dengan kehendak Allah kita akan mendapat ilmu yang bermanfaat. Bukankah kita telah banyak diberi modal oleh-Nya. Mata, telinga, mulut, tangan, kaki, dan anggota tubuh lainnya.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Kalimat ini merupakan firman Allah SWT dalam Al-Quran Surat Ar-Rahman yang diulang sebanyak 31 kali. Wallahu’alam.

Tinggalkan Komentar