Tamat Tanpa Tanda
November 16th, 2008 by Rayana
Kepada pembawa cahaya
Bisakah Tuan seperti surya
yang goreskan jingga
tanda pamit pada senja ?
dapatkah Tuan meniru dayung
yang percikkan buih tanda lambai
harapkan restu pasir pantai ?
setidaknya bisikan sederhana
agar hamba tak hanya
memeluk suara hampa!
setidaknya cahaya mata
supaya pamit Tuan
dapat hamba eja
bukannya hamba haus kata
bukan pula hamba ingin menggelar air mata
tiada niat untuk melihat duka
tapi, apa perpisahan ini harus tanpa tanda ?
Kosambi, Desember 2005