Enyahlah
November 13th, 2008 by anandasastra
Enyah . . . enyahlah kau
Jangan . . jangan ku terpukau
Kau buat ku halau
Pergi angkat nanti pusing ku nanti
Bina diri sulit ku mengerti
Sejak pagi kau berdiri
Hingga petang masih menanti
Ku lelah
Ku gelisah
Ku resah
Lalu ku marah
Enyah . . . enyahlah dari diriku
Jangan . . . jangan buat ku terpaku
Menatap lingkup lewat batu
Jika akhir kau tak dapat menentu