Terima Kasih untuk Kawanku
Oktober 16th, 2008 by pupu
Saat nafas terhenti dalam waktu
Teperanjat oleh keadaan
Senyum pun tak lagi terlihat
Hanya kekakuan yang ada dalam dirimu
Diam untuk selamanya
Air mata tak dapat terpendam
Menjerit sejadinya
Terisak-isak sebisanya
Tak ikhlas rasanya hati ini
Tapi tak ada yang bisa dilakukan
Tak ada yang bisa merubahnya
Hanya do`a yang dapat meredam rasa kacau yang terbelenggu dalam hati
Sahabatku telah pergi
Meninggalkanku dalam sepi
Terima kasih untuk kawanku
Yang mengisi hari-hari ku
Smoga dapat kau temukan kehidupan yang lain
Yang bisa membuatmu menjadi zat yang lebih berarti……
Puisi’y bwaguzzzz bwngedd_
Q ampek nangizz wkt ngebaca.
Keren abizz_
D’best one!
SIP…….!teruskan karyamu