Hikmah Adanya Matahari
Oktober 15th, 2008 by adamssein
Matahari merupakan sumber energi yang dibutuhkan oleh semua makhluk hidup. Hidup ini terasa gelap bila di siang hari tidak ada Matahari terbit. Mungkin rasanya, siang hari seperti malam terus tanpa sinar yang menerangi dalam arti gelap. Walaupun di malam hari ada Bulan dan Bintang yang menerangi, tetap saja tidak akan seterang benderang Matahari. Cahaya Matahari lebih terlihat terang dibandingkan dengan Bulan dan Bintang.Maka dari situlah, Matahari diciptakan oleh Alloh SWT.
Dalam Al-Qur’an disebutkan,
“Katakanlah : “Terangkanlah kepadaku, jika Alloh menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari Kiamat, siapakah Tuhan selain Alloh yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?”. Katakanlah : “Terangkanlah kepadaku, jika Alloh menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari Kiamat, siapakah Tuhan selain Alloh yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?.” Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebagian dari karunia-Nya, (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.” (QS. Al - Qashash [28] : 71 - 73).
Matahari menerangi siang hari itu mempermudah perjalanan aktivitas hidup dan akan selalu terbenam di malam hari, dan terbit di pagi hari sampai sore hari, sesuai perputaran waktu yang ditentukan oleh Alloh.
Dalam Al Qur’an disebutkan,
“Dan suatu tanda (kekuasaan Alloh yang besar) bagi mereka adalah malam; kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan, dan Matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (QS. Yasin [36] : 37 - 38).
Bulan diciptakan menerangi malam, dan Matahari diciptakan untuk menerangi siang. Selain itu juga, Matahari dan Bulan tidak mungkin berbarengan terbit pada waktu yang sama, karena telah ditentukan waktu terbit dan terbenamnya oleh Sang Pencipta Alam Semesta Beserta Isinya yakni Alloh SWT.
Dalam Al Qur’an disebutkan,
“Tidaklah mungkin bagi Matahari mendapatkan Bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (QS. Yasin [36] : 40).
Lantas, siapakah yang menciptakan Matahari itu?
Ya, tentu saja Alloh SWT (Sang Pencipta Alam Semesta Beserta Isinya). Sesuai Al Qur’an yang berbunyi,
“Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Maha Mengetahui segala isi hati.” (QS. Hadiid [57] : 6).
Yang dimaksud dengan “memasukkan malam ke dalam siang” yang menjadikan malam lebih panjang dari siang, dan “memasukkan siang ke dalam malam” adalah menjadikan siang lebih panjang dari malam. Sebagai yang terjadi pada musim panas dan dingin.”
Selain itu, dalam surat lain berbunyi,
“Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan Matahari dan Bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang berbuat demikian itulah Alloh Tuhanmu, kepunyaanNyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Alloh tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.” (QS. Faathir (Pencipta) [35] : 13).
Hikmah Adanya Matahari menurut Ilmu Biologi :
1). Panas Matahari juga dapat mengeringkan biji-bijan seperti biji jagung, gandum, dan padi. Sebelum ditumbuk, padi perlu dijemur dahulu di bawah panas Matahari.
2. Energi Matahari juga dapat mengeringakan pakaian basah. Panas Matahari dapat menguapkan air yang berada didalam pakaian yang bsah itu. Bahkan pada masa sekarang ini energi Matahari sudah dapat diubah menjadi energi listrik.
3. Matahari memanasi air yang ada di permukaan bumi dan laut. Air yang dipanasi Matahari, lama-kelamaan menguap naik ke atas menjadi awan. Awan yang terkumpul itu, setelah banyak menjadi awan mendung, kemudian turun menjadi hujan. Air hujan lalu mengalir ke laut melalui sungai.
Sungai yang dibendung, airnya dialirkan masuk ke dalam waduk untuk kemudian disalurkan melalui terowongan supaya dapat menggerakkan turbin yang memberikan putaran pada generator sebagai penghasil tenaga listrik.
Selain, Matahari mempunyai hikmah yang tersimpan ternyata ada pula hal yang buruknya. Silahkan simak!
Matahari cukup berbahaya karena menyebabkan sunburn (kulit terbakar), jika kulit kita terlalu sering terkena oleh sinar Matahari. Di pagi hari, sinar Matahari itu akan menghangatkan tubuh kita bila menjemur tubuh. Namun bila siang hari sinar Matahari itu akan bisa membakar kulit kita bila menjemur diri atau berolahraga siang hari itu akan menghasilkan keringat yang banyak dikarenakan panas Matahari pada waktu itu sangat menyengat.
Sinar ultraviolet Matahari dapat mengakibatkan kanker kulit. Untuk mengurangi bahaya sinar ultraviolet, kita harus menjaga lapisan ozon yang dapat menyerap sinar ultraviolet. Untuk mencegah kulit terbakar kita gunakan krim pelindung kulit.
Sinar Matahari yang menyilaukan jika ditatap langsung oleh mata dapat mengganggu penglihatan. Oleh karena itu, usahakan jangan terlalu lama memandang secara langsung sinar Matahari agar tak menyebabkan mata kita buta.
Akhirnya selesai juga, semoga kita bisa mengambil hikmah dari penciptaan Matahari ini. Dan menyimpulkan bahwa ciptaan Alloh tidaklah sia-sia, sekali pun titik buruknya.
Wassalam.
Muhammad Adam Hussein Adamssein
———————
Sumber Pustaka :
Depatermen Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an dan Terjemahnya, Juz 1 - Juz 30. Penerbit PT. Kumudasmoro Grafindo Semarang.
Raharjo, Enni, Dra, dkk. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk Kelas 5 Sekolah Dasar. PT. Sarana Panca Karya, Bandung. Cetakan Kelima : Maret 1999.
memang,,jika tiada matahari siapa lagi yang menerangi dunia?