Wanita Ternoda
Oktober 7th, 2008 by dana miharya
kenapa!
ku bertanya dalam jerit
berkecamuk penuh luka
kenapa!
kembali ku bertanya
karena cinta?
cinta …………
demi cinta kurelakan semuanya
ku tersayat
ku benci… ku muak….
menatap wanita di depanku
ingin ku meludah
buang semua asam di lidah
kenapa!
“karena ku sayang”
ku tatap wajah sayu itu
ingin ku lempar semua kotoran di wajah itu
wanita bernoda
terkotori…………
keanggunan yang perlu dijaga
keindahan yang senantiasa terpancar
lalu lenyap habis………..
wanita yang selalu kugenggam
tak lebih dari hewan ternak di ladang
kehormatan yang telah hilang dulu
demi sang cinta sejati
namun hanya mimpi….
penyesalan yang kunjung terakhir
hanya bualan penuh isak
namun ku tak mampu……
ku tak mampu hilangkan wanita ternoda
ku tak sanggup………
muak dan benci padanya
karena ku cinta sejati yang sesungguhnya