KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Celoteh Anak Negri Ini

Perutku lapar
Ingin makan tak ada yang bisa kumakan
Cari duit’tuk makan pun susah
Hanya berdiam diri di rumah
mengharap dari Tuhan takkan merubah keadaan

Perutku kelaparan
Mengamen di jalanan
tak ada yang iba atau kasih padaku
Rintihanku hanya celoteh sang Bayu yang mendesir di teriknya hari
Derap langkah berpacu dengan suara bising kendaraan laju kota metropolitan
Rintihanku, rintihan berjuta anak bangsa ini
Teriakanku, teriakan anak negri ini

Indonesia
rakyatmu menangis pilu
Anakmu bersedih dan menderita
di tengah para koruptor dan pejabat negri ini yang bergelimpang harta dunia

Indonesia
Lihatlah anakmu
Lihatlah rakyatmu
yang jemu akan janji bisu
yang bosan akan sumpah palsu
Sampai kapan Engkau bohongi kami
Sampai kapan aku berhenti merintih dan menahan perih perutku yang keroncongan menahan lapar

Air mataku t’lah habis
Rintihan tangisku t’lah usang
dan suaraku pun parau karna isak tangis berkepanjangan
Tempatku berteduh Kau gusur
Tempat tidurku Kau banjiri dengan tangis air mata darah
Kau bangun paku bumi
Kau dirikan beton raksasa pencakar langit
tanpa pikir ke mana mereka pergi
di mana mereka berteduk kala hujan turun
kala sengatan mentari membakar kulit

Adakah pertanyaan itu terbesih dalam lubuk hatimu?
Adakah Engkau bertanya kempada mereka yang Kau berikan janji-janji ketika Engkau kampanyekan dirimu?
Namun apa yang Engkau berikan pada rakyatmu
Janji yang Engkau berikan tak pernah Kau penuhi
Bahkan Engkau telantarkan mereka
Rakyatmu yang memilih
namun apa balasanmu pada mereka yang t’lah mengangkatmu
pada mereka yang t’lah percaya padamu

Tiadakah Kau mendengar Ibu Pertiwi menangisi anak-anak dan rakyat bangsa ini yang t’lah Engkau telantarkan?
Pernahkah Engkau berpikir untuk membahagiakannya?
Tak malukah dirimu bertahta namundi atas penderitaan rakyat dan anak bangsamu?

One Response to “Celoteh Anak Negri Ini”

  1. on 05 Jan 2009 at 11:16afaris

    kami sangat mnghrgi hsl kry anda, tp kok isinya monoton n desainya tak ada fariasinya.tapi tentang isinya cukup meng hibur pembaca !!!!

Tinggalkan Komentar