KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Nasihat Pernikahan

Abang,
Ibu bilang habis menikah kau akan menghajarku
Memakiku karena tidak punya pekerjaan
Berseloroh aku hanya pembantu rumah tangga yang tak punya harga

Abang,
Ibu bilang habis menikah kau akan rampas gajiku
Menutup lubang-lubang yang tak sanggup kau talangi dari kayuhan becak
Malamnya kau akan menyetubuhiku tanpa minta maaf

Abang,
Ibu bilang di awal kau akan maklum kugunakan uangmu
Namun nanti di tengah kawah kebosanan, kau minta ganti
Saat terbelalak melihat dompet melompong dan rambut beruban,
kau suruh aku kerja lagi, mencuci di kali
Tak izinkan aku nikmati masa tua meski raga meretas renta

Ibu bilang wajah manismu sekarang itu fana
Lihat saja kalau sudah hidup berdua, pedas katanya
”Tuh contohnya,” ia mencibir ke Bapak di hadapannya.

Abang, haruskah aku percaya?

10 Responses to “Nasihat Pernikahan”

  1. on 23 Aug 2008 at 03:43Papa May

    Aduh, bagus banget puisinya, hidup dari segala sisi, mungkin the best nih 6 bulan terakhir. Bahasanya sederhana tapi mengagumkan. Selamat ya.

  2. on 26 Aug 2008 at 01:08Rhuta

    Puisi indah, sangat sederhana, dengat makna dalam. Menggambarkan kekhawatiran umum wanita saat akan menikah, walau dengan proporsi dan strata sosial yang berbeda.
    Hebat!!!

  3. on 27 Aug 2008 at 11:25meta

    puisinya bagus banget, suka banget. kehidupan pribadi ya

  4. on 04 Sep 2008 at 15:31arie

    kerennnnnnnnnnnn………

    sesuai dengan kehidupan sekarang…….

  5. on 07 Sep 2008 at 11:37sekar

    takuuut deh…mudah-mudan nggak hadir dalam hidupku..semoga

  6. on 25 Sep 2008 at 11:08Ani

    Aduh, kenyataan memang begitu. Haruskah kita takut!

  7. on 01 Oct 2008 at 01:05wen2

    wuih ngeriii…moga2 ga dapat pasangan hidup yg bgitu…amiiin…

  8. on 07 Nov 2008 at 19:10icha

    simple but meaningful……
    puisi ini mengajak kita memaknai lagi hari hari yang telah kiat lalui dalam pernikahan kita (bg yang udah lho…..) merenungi kembali makna dari pernikahan. bagi yang belum…. kasiaaaaa dech, hehehehe….

  9. on 15 Nov 2008 at 18:07Arien

    Sayang,
    Kata orang aku kan dapat belaian dari mu
    Meneguhkanku saat lelahku
    Menghiburku dengan indah senyum ikhlasmu

    Sayang,
    Kata orang kaulah harta behargaku
    Mengenapkan segala kekuranganku
    Hingga dingin datang kau lah selimutku

    Sayang,
    Kata orang kala kita bersatu yang ada tertinggal hanya kita
    Tak ada lagi kata “saya” atau “kamu”
    Kita jalani semuanya bersama, tanpa sesal…
    Aku akan menemani mu
    Hingga tua aku akan bersama disisimu
    Kita kan mengenang semua yang tlah kita jalani

    Kata orang kamu adalah primadona
    Hati megahmu tak akan luntur oleh masa
    “Lihat lah” betapa mereka iri dengan cinta kita

    Sayang, terima kasih untuk ada untukku.

  10. on 15 Nov 2008 at 18:26Arien

    Adek,
    Ini ikrarku: Belaian tangan ini ada untuk mu
    Memujimu untuk segala kerja kerasmu
    Menghiburmu bahwa betapa lengkaplah hidupku dengamu

    Adek,
    Ini janjiku: Jangan takut untuk berbagi
    Drama ini kita jalani bersama, semuanya
    Dan malam ini, kita bersama mampir ke surga

    Adek,
    Ini nadaku: Semua milikku jadi milikmu
    Tak ada sesal untuk kebaikan untukmu
    Sulitnya bahtera ini kita akan jalani bersama
    Kan kutemani kau selalu
    Mengenang bersama goresan hidup yang telah lewat

    Ini puisiku: Kau selalu indah
    Dengan hiasan hati yang begitu megah
    Cintaku tak akan membuatmu lelah

    Percayalah, aku akan selalu ada untukmu.

Tinggalkan Komentar