Nasihat Kepada Swa
Agustus 22nd, 2008 by wastatama
kau masih muda Swa
suaramu masih lantang,
jika yang keluar dari mulutmu hanya keluh kesah dan suara menghiba
tidak malukah kepada kondektur tua
yang serak suaranya adalah isyarat semangat dan kehidupan
memalukan rasanya jika hari-harimu hanya berisi umpatan atas sakit hati
bukankah rakyat yang tengah membersamaimu pun tengah tersakiti
disumpal dengan tiga ribu rupiah sebagai pembeli harga diri
luka mereka lebih menganga
tanyakan kepada rakyat negerimu yang pekerja keras itu
apa arti tiga ribu rupiah sogokan penguasamu
bukankah semiskin-miskinnya kalian,
jika hanya tiga lembar ribuan kalian biasa saling berbagi
tanpa perlu tampil di layar televisi?
kau masih muda Swa,
tentu tak rela jika kerja keras rakyat negerimu dilecehkan
jadikan lantang suaramu sebagai penanda perlawananmu
darah mudamu lebih berharga dari jutaan tata rasa pengikut budaya sinetron
Swa,
buktikan kecintaanmu pada rakyat negerimu
bukan dengan meracau menyesali nasib
atau janji di kelak kemudian hari
sekarang saatnya kau tunaikan janjimu yang mulai karatan
Swa…
selagi kau masih muda!
Bagus, hanya mengungkapkannya kurang tegas/keras
Wow!!
makasi ya ,.walaupun puisi ini bukan buat aq tapi ,,swa,, seperti nama panggilan aq. dan sepertinya puisi itu berjodoh buat aq yg sekarang masih bimbang untuk bergerak ke depan,.