KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Cerita Sebelum Ajal

Suatu kali mentari dan bulan pada mengadu

Mentari : orang-orang mencercaku. Awan jauh dariku.

BulanĀ  : langit sepi. Bintang-bintang pada pergi.

Lantas pantaskah mereka mengurung diri

menggerutu, salahkan nasib tak bermata?

Nyatanya mereka tetap disana

Bersama takdir mereka

Dan tiba-tiba kau teriak,

“Aku bukan siapa-siapa, takkan ada duka pun luka.”

Lebih-lebih mentari dan bulan, kau pakai tiang gantungan kreasi sendiri

Kutarik tanganmu dan kubisiki telingamu keras-keras,

“Dengar! Aku ruhmu yang gentayangan!”

Kau gemetar hebat, terduduk di sudut

Carut marut

” Mengertikah engkau, aku sedang bercerita. Siapa tahu kau tetap disana, bergandengan dengan hidup, lantas tersenyum dan berkata, ternyata, ini tak buruk!”

Suatu kali hati resahmu mengadu

Kekasih pergi, dunia mati

Dan aku menunggu di persimpangan

Tik…tik….tik…

Tinggalkan Komentar