Bagai Meniti Awan di Bubungan Langit Merah
Juli 21st, 2008 by penuhtandatanya
Bagai meniti awan di bubungan langit merah
Bagai mengayuh di atas pasir hisap
Kurasakan detak jantung yang kian berdetak kencang
Membuatku sulit bernafas normal
Bagai menonton pertunjukan komedi
Yang dipenuhi nuansa jingga kelabu
Kebahagiaan semu dan seraut wajah palsu
Menari-nari di atas perih luka hati
Kau menyungging senyum seakan tak pernah terjadi apa-apa
Bukannya ingin mengorek luka lama
Tapi, sedikit perasaan kau punya kan?
Rasanya ingin hilang bersama angin
Atau mungkin hanyut terbawa laut pasang
Ingin rasanya kutampar egomu
Kurobek senyummu dan kutepis tawamu
Atau mungkin kucabik-cabik saja hatimu dan kulumat jantungmu!