Apa Alasanku?
Juli 20th, 2008 by dolphin
pada saat hari-hari menjadi kosong
pada saat hati menjadi rapuh karena benturan hebat
apalagi yang bisa dikatakan, dilakukan, disayangkan
segala keluhan yang terlontar hanyalah pelipur yang tidak bergema
kepuasan menjadi saat paling ditunggu
akhir dari semua rintangan yang melebar menjadi luka
kepuasan untuk melontarkan semua api dalam sekat dada
kepuasan yang sebenarnya terlihat pun tidak
aku memikirkan dirimu tanpa membayangkan cinta
meninggalkan dirimu untuk sesuatu yang tertunda
menjadi hidupku yang tak lengkap untuk kesempurnaan hidupmu
aku rela dengan segala kekurangan yang tak pernah kukeluhkan
tidak akan aku disini tanpa semalam kau didekatku
menjadikan amarah sebagai tawa yang bergurau dalam mimpi malamku
walaupun aku tetap bukan pahlawan untukmu
bulan meninggalkan malam dengan sedenting kelam yang tidak terjawab
menjadikan pagi selalu membisu tanpa komentar
hanya bisa berteriak dalam hati
“aku disini untukmu”
tanpa pernah terdengar siapapun
dan menjadikan semuanya tidak berguna
aku bosan dengan semua kata-kata halus
menjadikan akar sesuatu tak berguna bagi hidup kaktus
hanya mendendangkan keresahan sebagai pundak beban
pada akhirnya menjadikan penolakan sebagai kambing hitam
sebagai alasan kenapa aku jadi begini
Kenapa Mbak??
Apa telah terjadi?
Siapa yang telah membuatmu seperti begini?
By the way, bagus juga ungkapan hatinya kayak puisi aja…
Heheh,,,
Semangat ya untuk tetap nulis…