Aroma Cinta
Juli 12th, 2008 by karliani Ariffiferniati
Cinta seolah menjanjikan
Aromanya bagaikan wangi yang menyengat namun mematikan
Cinta seolah-olah menawarkan kehidupan yang indah
Namun…………
Cinta hanya membuat sayap-sayap yang indah menjadi patah
Aroma cinta yang kuat yang mematahkan sayap-sayap itu
Namun jika aroma sayap itu dipupuk dengan indah
Maka sayap-sayap cinta itu takkan patah
Sayap-sayap cinta itu akan bercahaya seperti bintang di langit yang tak tertutup mega
itulah aroma cinta
yang semakin dipupuk semakin indah.
Bagaimana mungkin sayap itu akan patah, jika hati cukup kuat untuk menopangnya? Kenapa mesti dipupuk, pupuk sekarang harganya mahal, bikin petani cinta makin mengeluh dalam prahara ladang kesetiaan, yang semakin tandus dan gersang dikuras gayung-gayung waktu. Akankah cinta masih bisa terbang? Di balik awan, dalam naungan langit? Akankah cinta masih bisa berkorban, jika hati telah lelah dihempas angin? Kenapa mesti ada cinta, jika kecewa bersanding dengan bahagia? Tanya. kenapa?