Ketika Cinta Berbicara
Juni 16th, 2008 by rhisma
Jika aku hanya sebatas kata
Pasti tidak akan ada insan yang tersenyum bahagia
atau bahkan menangis terisak karena ku
Jika aku hanya sebatas keindahan fisik
Pasti tidak akan ada aku diantara mereka yang tak indah parasnya
Jikalau pun aku berada diantara keindahan itu
Akupun akan pergi seiring memudarnya keindahan itu karena aku akan lusuh bersama waktu.
Jika aku pun hanya sebatas rasa
Akankah cinta hanya tertahan diantara persendian tulang iga
Tanpa terucap dengan kata
Jika aku hanya sebatas impian sang pecinta
Pasti cinta akan terhanyut dalam lautan khayal sang pemimpi saja
Dan tak akan ada pejuang cinta yang berhasil meraihnya
Jika aku jua hanya symbol kepemilikan
Maka cinta hanya sebuah sertifikat tanpa institusi
Perenungan” aku” sebagai” cinta” telah menunjukkan bahwa
Cinta tak seperti kehidupan yang hanya mampu menunjukkan sebatas keindahan duniawi
Tak mampu menjawab misteri kematian dan alam baka
Cinta hadir tanpa batas
Cinta mampu menembus segala ruang, segala dimensi, bahkan kegelapan sekalipun