Pertama di Akhir Musim Kemarau
Juni 13th, 2008 by rumput sefi
Lara mesra memelukku
Remukkan ketegaran kalbu
Dengan balutan belati yang rapi
Mencabik tiap kisah jadi mimpi
Kini kau hadir dengan duniamu
Penuh pelangi dari warna suci
Dari matamu terlukis hati yang jernih
Dari tuturmu terhembus jiwa yang santun
Dari senyumu terpancar sunar yang tulus
Ku yakin cinta ini bukan tiupan angin musim
Tapi laksana ulat berjuang jadi kupu-kupu
Dan sudikah kau melukis sayapku
Dengan cintamu yang suci
Kau adalah tetes hujan pertama
Di akhir musim kemarau
Kau adalah sinar surya pertama
Di akhir musim salju
Semua musim berakhir
Karena cintamu abadi