KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 


Empat pilar belajar dan pembelajaran UNESCO;Learning to Know (mengetahui, memahami dan mendalami)

Learning to Do (bertindak, praktik, melakukan sesuatu, berusaha)

Learning to Be (membangun jati diri, profesi)

Learning to Live Together (hidup bersama secara harmonis).

Nilai-Nilai Panti Asuhan (2M 3B):

1. Memiliki semangat belajar yang tinggi seumur hidup dengan pemahaman utuh terhadap berbagai macam cara pembelajaran yang efektif.

2. Memiliki kemauan keras untuk dapat hidup mandiri dengan mencari rizki yang halal melalui wira usaha atau menekuni pekerjaan lainnya.

3. Berusaha menjadi Muslim yang baik dengan menjalankan ajaran-ajaran dan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, dan meningkatkan diri menjadi Mukmin Sejati.

4. Berupaya menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain sesuai kemampuan yang dimiliki.

5. Berbakti pada kedua orang tua, umat Islam dan bangsa Indonesia.

Beberapa Kegiatan Ekstra Kurikuler

1. Dialog setiap bulan sekali tentang hal-hal dibutuhkan anak-anak panti asuhan agar berhasil dalam menjalani hidup.

2. Latihan pidato bahasa Indonesia setiap Minggu sekali, dengan berusaha membuat teks pidato sederhana dalam bahasa Arab dan Inggris untuk dihafalkan anak-anak panti asuhan.

3. Membuat kelompok-kelompok keahlian setiap Minggu sekali sesuai minat;

a. Menulis; bagi yang berminat mengembangkan kreativitas menulis

b. Wira usaha; bagi yang ingin memperdalam dunia kewiraswastaan

c. Tafsir/Hadits/Tauhid ; bagi yang ingin memperdalam keislaman

d. Sablon dan percetakan; bagi yang ingin menguasai keterampilan khusus

4. Mengikuti berbagai macam lomba sesuai bidang yang dikuasai anak panti; karya tulis, olah raga, kesenian, pidato, dan lain-lain untuk menumbuhkan motivasi.

Langkah-Langkah yang dapat ditempuh pihak Panti Asuhan

1. Membuat perpustakaan sederhana yang berisi buku-buku bacaan sumbangan dari pihak luar. Jika belum punya, dapat mengajukan proposal pada pihak-pihak terkait; Diknas, Depsos atau Departemen infokom.

2. Menyusun agenda kegiatan Harian, Mingguan dan Bulanan, serta menjalankan secara konsisten agar berhasil. Kegiatan yang dibuat diarahkan untuk tujuan; membentuk kepribadian yang baik, mengasah keterampilan atau keahlian, dan mendekatkan diri pada Allah.

3. Menempel tulisan-tulisan yang menggugah inspirasi dan motivasi seperti;

Kesuksesan masa depan dibangun dengan langkah-langkah sederhana pada masa kini

Malas merupakan penyakit kronis yang harus disembuhkan

Think Little Do Little Begin Now

Knowing Is Nothing, But Applaying What You Know is Eferything

Kepribadian yang baik dan mental baja kunci sukses di segala bidang

Anda ingin berhasil, Belajar, Belajar dan Belajar

Isilah waktu kosong, maka Anda sedang menabung untuk masa depan

Menabung setiap hari merupakan cara mudah untuk menjadi kaya raya

4. Memberikan bimbingan dan konsultasi pada setiap anak panti asuhan supaya mereka memahami cara menjalani kehidupan setelah keluar

5. Membuat Mading untuk menyalurkan kreativitas dan merubah isinya setiap bulan sekali

6. Setelah Magrib diisi dengan; mengaji Al-Qur’an selama 15 menit dan membacakan Tafsir Al-Qur’an satu ayat setiap hari, sedang yang membaca awalnya pengasuh, lalu biarkan anak-anak membaca secara bergantian.

7. Anak-anak harus mau belajar malam 1 jam setiap hari, ketika mendekati ujian 2 jam setiap hari, pihak pengasuh hanya mengawasi.

8. Memberikan tontotan yang mendidik, seperti; CD/DVD Harun Yahya, ceramah agama, Video tentang bencana alam, Video siksa kubur, keajaiaban-keajaiban yang terjadi akhir-akhir ini, dan sesekali film bermutu seperti Ayat-Ayat Cinta, Kun Fayakun dan Naga Bonar.

9. Setiap orang yang ada di dalam panti asuhan harus saling mendukung, saling mengisi, saling bekerja sama dan saling membantu demi keberhasilan program yang dibuat dan masa depan anak-anak panti asuhan.

Tinggalkan Komentar