Ombak yang Tadi
Juni 4th, 2008 by Khawarizmy
Di tepi pantai Parangtritis aku berdiri
Ada ombak, pepohonan, warung-warung, sinar matahari
Seperti di pantai Widara Payung di Cilacap, sama pasti
Juga seperti di pantai Kuta dan Sanur di Bali
Bahkan mungkin juga sama seperti pantai-pantai yang ada di bumi
Aku masih berdiri
Ombak besar kencang menerjang pembatas pantai
Ombak kecil membuntut di belakang, … menggunung tinggi
Kakiku, tersentak diterjang olehnya
Ombak yang tadi, terseret-seret di atas pasir, menjerit sakit
Itu yang kudengar dari angin semribit
Ombak itu, ombak yang menyentak kakiku,
Teguh berpegang pada kaki, saat menjauh
Sampai-sampai aku hampir jatuh
Kerang-kerang dapat dipegang, yutuk-yutuk mudah dikeruk
Diambil oleh para pemulung pantai di pinggir laut
Ombak kembali menerpa kaki
Dan aku yakin ini ombak yang tadi
Pikirku….
Betapa inginnya ia duduk di bawah nyiur subur
atau menikmati hidangan-hidangan di warung …..
Sehingga ia terus ke tepi, berkali-kali menerpa kali, berkali-kali pula ia berlalu
Ombak yang penuh keinginan itu, akhirnya terseret kembali, sakit pasti
Aku masih berdiri
Yogyakarta, 13 Agustus 2007