KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Jingga


Pagi lagi, hari baru lagi
Jingga di timur, tipis udara dingin menggelayut pada setiap ruang
Pagi selalu indah,
mengingatkan manusia untuk bersyukur pada setiap pagi yangg dijumpainya
Pagi tak pernah membosankan,
seperti juga manusia tak pernah bosan bermimpi
Masihkah ia menjadi manusia jika tanpa mimpi?
Ia indah karena punya mimpi.

Kuning.
Kilau yang kulihat pada setiap pemimpi
Mereka yang berkali jatuh.
Tidak takut suatu saat akan jatuh lagi
Jatuh itu biasa,
kau hanya perlu tertawa lepas
Lepas dan biarkan jiwamu bebas

Pagi seringkali mengingatkanku pada pasar
Tempat yang begitu ramai di pagi hari
Bingar
Manusia saling berbicara lantang
Itulah kenapa aku suka pasar di pagi hari
Ketika aku ingat pasar,
aku teringat manusia-manusia penuh semangat
Seringkali kutatap mereka lekat
Dan tanpa perencanaan, doa-doa teruntai pelan
Semoga semangat mereka tidak memudar,
semoga masih tersisa ruang mimpi untuk esok, lusa, selamanya
Ruang mimpi yang begitu luas, tanpa tersisa kehidupan bagi kata menyerah

Dan kulihat semangat itu menjalar,
berjalan bersama kabut, membius segala yang ditemuinya
Keindahan pagi adalah keindahan semangat manusia
Merangkak pelan kemudian meraja di langit
Dan di dinding kamarku, detak jam begitu terdengar jelas di pagi hari
Bukankah hidup adalah waktu?
Ia membebaskanmu dari keterikatan
Ia adalah kerelatifan yang membiarkanmu memilih
Ia adalah perspektif yang membuat pagimu indah.

One Response to “Jingga”

  1. on 18 Sep 2008 at 05:46ilman

    yuph…comment pertama…

    Jingga….

    Apakah itu menunjukkan warna semangat…??

Tinggalkan Komentar