Sepasang Walet
Juni 3rd, 2008 by simuda
Kitalah sepasang walet
yang tak henti-hentinya mencari rumah diluar sarang
padanya angin tak kuat mendamparkan hasrat berpulang
ataukah wana yang biasanya sesat
kita lain hal aku dan kau walet putih
Tak seperti mereka yang terus terbelenggu wahana kita yang hendak lalu,
mendung dan terik sama saja kita wallet memandangnya sama ,
bagaimana beda jika kita arungi juga
bukankah kita juga merasa-rasa dibuai langit-langit tinggi,angin-angin tinggi
padanya kita pulang nanti
kitalah sepasang walet
tak surut langkah meski fana jua,
yang tak mengenal kalender tapi tahu baik-baik bagaimana mendulangnya dengan sayap-sayap pemimpi
kita bukan buron dari masa lalu jadi tak perlu terbang mundur untuk menjemputnya bukan?
Tak ada seteguh kita, tak ada seluas kita
kita walet bukan?
yang benar-benar meniti jalan-jalan surga