KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Duniaku Kini Berbeda

Kalau aku boleh memilih, aku ingin tetap disini. Di sini bersama kenangannya. Kenangan aku dengannya. Aku tak ingin pergi dari masa laluku bersamanya. Bukan ingin terus tinggal dalam dunia yang tak nyata namun aku hanya ingin bahagia sementara karena usia yang hanya tinggal menjemput masa.

Selama Ia disini, aku merasakan ketenangan. Ketenangan jiwa yang tak mampu terwakili oleh apapun juga. Ia selalu berada di dekatku tanpa menampakkan wajah layu dan sendu. Ia justru memberikanku semangat hidup walaupun Ia tak memungkiri akan keadaanku.

Tuhan, beri aku waktu untuk menyampaikan rasa terima kasihku padanya. Aku hanya seorang manusia biasa yang tidak mungkin membalas kebaikanmu, namun sebelum aku berada disisiMu, izinkan aku menyampaikan niat tulusku ini kepadanya. Kepada orang yang tak mungkin kusebutkan namanya disini. Namun terukir apik di dalam figura hatiku.

Bila waktunya tiba, kuingin Ia mengingatku hanya dalam kebaikan semata bukan dalam kebaikan yang ternoda. Bila semuanya telah usai, ku tak ingin ada airmata yang mengiringi jalanku. Bila semuanya telah berlalu, biarkan aku tenang dalam duniaku tanpa sedikit pun terusik oleh cacian alam padaku.

Bunga itu layu, bintang itu redup dan pelangi itu pun pudar ditelan masa. Hanya kicauan burung di pagi hari yang terdengar ditempatku kini. Daun yang berguguran yang kini menghiasi pusaraku. Teriknya mentari tak terasakan tubuhku. Dinginnya es tak tersentuh olehku, aku hanya mampu merasakan rapuhnya diri ini padahal dulu aku begitu kuat.

Izinkan aku bersimpuh kepadaMu dan memohon agar aku mampu mewakili perihnya dunia ini apabila kita tak mempersiapkannya di masa yang telah kita lalui sebelumnya.

Tinggalkan Komentar