Pergilah
Mei 1st, 2008 by shabrina dara
Pergi,pergilah
Jangan ganggu aku lagi
Enyah,enyahlah
Enyahlah kau dari pikiranku
Cukup sudah ku berlari tuk mengejarmu
Cukup sudah ku melompat tuk menggapaimu
Cukup sudah…
Aku letih…
Sia-sia sudah semua yang kulakukan untukmu
Kau tak pernah peduli padaku
Peduli?
Jangankan peduli,menolehpun tak kau lakukan
Bahkan melirikpun kau enggan
Ayo menolehlah!
Menolehlah ke arahku dan lihatlah ini!
Lihatlah bagaimana tembok asa yang kubangun dengan susah payah
roboh seketika karenamu
Tapi aku tak yakin kau bisa melihat itu
Karena ku tak yakin kau akan menoleh ke arahku
Bagaimana kau bisa menoleh ke arahku?
Jika kau tak tahu dimana kau berada
Sebenarnya aku selalu berada di dekatmu
Namun kau tak menyadarinya
Akulah awan mendung saat kau bersedih
Akulah hujan yang turun saat kau menangis
Akulah petir yang menyambar saat kau dilanda amarah
Dan akulah pelangi yang muncul saat kau kembali tersenyum
Hhhhhhh…
Aku sudah letih
Sangat letih…
Aku tak akan megejarmu lagi
Semuanya sudah cukup
Lekaslah pergi dari pikiranku
Kutak mau memimpikanmu lagi
Biarkan aku bermimpi tentang asaku
Ku tak akan mengejarmu lagi
Untuk apa mengejarmu?
Tak ada gunanya sama sekali
Lebih baik aku mengejar matahari,
tempat dimana kusimpan mimpi dan asaku