Bintang dan Seekor Semut Kecil
April 27th, 2008 by shabrina dara
Melihat wajahmu aku bahagia…
Meskipun hanya sebatas pada media
Melihat senyummu aku turut tersenyum
Meskipun ku tak tahu untuk siapa senyum itu kau berikan
Melihatmu dimiliki…
hatiku melebur, hancur menjadi serpihan kecil yang menusuk jantungku hingga perih terasa dan tangispun tak terbendung
Bagiku kau adalah bintang
Bintang yang bersinar sangat tereang di indahnya malam
Dan aku hanya seekor semut kecil
Yang tentu tak bisa menggapai bintang
Ku hanya bisa menikmati indahnya sinar yang kau pancarkan
dan berharap untuk mendapatkanmu
Dan tentu bukan aku saja yang seperti itu
Tetapi juga semua orang
Yang memandang indahnya langit pada malam itu
mengagumi dan di kagumi
semut binatang kecil yang sesungguhnya derajadnya lebih tinggi di banding dengan binatang lain .
menjadi seorng pengagum itu menyenangkan cz mungkin setiap saat kita selalu bisa menandang nya meski tanpa bisa menyentuhya.
perumpamaan yg bagus.
mencintai dan mengagumi,
lalu disakiti,
dikhianati,
sampai rasanya mau mati,
itu jauh lebih indah daripada hidup kebingungan kareda tidak menemukan orang yang benar-benar bisa kita cinta, sepenuh hati.
aku bersyukur pernah jatuh cinta dan dicintai dengan sepenuh hati.
Mengagumi tanpa dicintai memang sangat menyakitkan.
Tp km hrz ttp bhgia krn bntang itu msh bsa trsnyum wlpn bwt org læn krn snyuman itu sgt indh.
Wlpn stiap ada snyuman pzt ada yg trluka.
Krn itulah hdp tdk akn ada yg lurus.
K E R E N ….. !!!!
BGUSS BGD SHAb!!!!!….
diriquH sampai kaGum~!~~!!!!!!!!
makasih smua yg dah ksh komen
kalian memberiku smangat lg u/ menulis
skali lg makasih
aduh bagus-bagus dah …kapan pada di-bundle jadi satu buku ya
klo udah release insya allah saya beli..ditungguu!!!
skali lg mksh smuany
sy jd bnr2 smangat nulis
tp jgn kaget klo suatu hr anda ketemu sy
sy tak seperti semut kecil pd puisi tsb
lbh tepatny sy adl gajah terbesar di dunia,di gigit lebah, lg bunting pula