Aku Mencintaimu Indonesia
April 23rd, 2008 by santi tileSTian
menyedihkan memang,
ketika air memenuhi mukamu dengan seonggok sampah berbau..
panas memang,
ketika api membakar mukamu dengan tanpa perasaan menguras habis keindahanmu..
kau terhuyung-huyung hampir jatuh, meretak dan kau tinggalkan air mata dalam kenangan orang-orang yang kau ajak berbicara..
kau, bumiku…yang takkan pernah lelah bertahan untuk terus bersujud pada telapak kaki-Nya..memohon ampun tanpa berhenti untuk terus menyerukan nama-Nya yang maha kuasa
pengaturmu…
pelindungmu…
mengangkatkanmu ke atas menara untuk merasakan kehangatan-Nya dalam sisa-sisa hijaumu