Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)
Kucoba untuk melupakanmu
Namun bayanganmu s’lalu menghampiriku
setiap saat…
setiap waktu….
setiap detak jantungku…
meski waktu kian berputar
dan usia semakin bertambah
dan rambut kian memutih
namun engkau s’lalu jadi pujangga dihatiku
Wahai sang cinta
kutak mungkin melupakanmu
karena engkau telah menoreh hatiku
dengan sejuta kenangan yang indah
Posted in Puisi on Maret 25th, 2008 No Comments »
Kau hadir di mimpiku malam ini
Indah, meski ku tak kenang yang telah usang
Menuntunku temukan makna terdalam tentangmu
Kau tetap yang pertama
Menunjukkan arti ketulusan dalam diam
Merapuh dalam perjalanan menuju asa semu
Mengharap kan ada terang dalam kelam
Dan…
Memeluk dalam dingin kenistaan…
Akankah ada warna setelah sekian lama
Terperangkap hitam yang gelap?
Jemari tanganmu lemah membelaiku…
Menghadirkan rasa yang tak kumengerti hingga kini
Cinta ataukah hanya sekedar…
Nafsu yang terbungkus belas kasih?
Bantu aku temukan jawabnya, kekasihku…
Meski mungkin tak kan ada waktu tuk saling memandang,
Menyentuh, bahkan berbicara,…
Bahwa aku membutuhkanmu tiap malam menjelang!
Permanent link to this post (99 words, estimated 24 secs reading time)
Posted in Renungan on Maret 25th, 2008 No Comments »
Hari demi hari semakin banyak orang yang merasakan kepedihan yang terus menerus datang dalam hidupnya,
setiap hari kulihat orang-orang tak berdaya melihat tempat tinggal, tempat usaha,tempat mencari nafkah dihancurkan entah dengan alasan apa…….
kadang aku heran dengan hal seperti ini
apakah pemerintah hanya bisa memerintah tanpa peduli nasib rakyat,
orang kaya semakin kaya, orang miskin semakin miskin
tak ada perubahan tak ada kepedulian bagi mereka yang membutuhkan…
apakah hal seperti ini harus terus terjadi..
Posted in English Articles on Maret 25th, 2008 No Comments »
There’s somebody out there
Who always smile
If he smiles his face is very cool
But
I can’t reach him
Every night i prays for him
Someday i can reach him
I always think
Someday
I can reach him
I can smile together him
But
It’s all just dream
Keep dreaming
Posted in Puisi on Maret 23rd, 2008 No Comments »
Awalnya Dia Terlihat Begitu baik padaku
Sangkaku Dia Takkan BerKhianat Padaku
Waktu begitu cepat berlalu…….
kini semua telah terungkap………………
Kenyataan ini terlalu sulit untuk aku mempercayai keadaan yang terjadi……………….
Ternyata ……………
semua sikap,tingkah dan lakunya hanya kebohongan selama ini………….
Aku kecewa……..
Aku Terluka………
Posted in Cerpen on Maret 23rd, 2008 No Comments »
Aliran keringat tumpah ruah dari ujung kepala, melata dengan lambannya melalui pipi kiri dan pipi kanan lalu kemudian menyatu di dagu plontos Rendra. Perlahan, keringat itu terjun bebas ke tanah dan semakin deras, seiring dengan irama langkah Rendra yang tergesa-gesa berlari menuju sebuah mobil sedan bekas yang beratapkan samar cahaya rembulan dan terhalang oleh rindangnya barisan pohon rapuh di dalam hutan belantara. Keringat tersebut masih mengumpul di wajah Rendra, bahkan ketika ia sudah menyandarkan badannya di kursi penumpang dan menghembuskan napas leganya di dalam mobil, begitupun ketika mobil tersebut membawanya menelusuri hutan dengan suara pelan seperti orang berjinjit, wajah Rendra masih dengan meriahnya dihiasi keringat. Adalah atmosfer ketegangan dan desir adrenalin yang sedang memuncak di dalam hatinya ditambah kehadiran malam mencekam, yang membuatnya lupa untuk menyeka keringat di wajahnya. Karena, bersamaan ketika bulan purnama mulai tampak bundar di langit, dengan melemparkan senyum kemenangan pada teman di belakanganya, Rendra telah berhasil meloloskan diri dari penjara. Sesuai dengan rencana.
Posted in Puisi on Maret 22nd, 2008 No Comments »
Detak jantungku berdentum
sekeras bom atom
jiwaku seakan terbang
terpisah dari jasadku
Ketika kau melintas
sekilas…..
senyuman menghanyutkanku
dalam kolam cinta semu
Hai….
kulambaikan tanganku
tapi kau berlalu pergi
menghilang tanpa berkas
Aku telah terpanah
oleh panah asmara
yang terasuk bersama racun cinta
cinta yang semu
Posted in Cerpen on Maret 21st, 2008 1 Comment »
Di malam menjelang pagi itu sepanjang jalan kota tua Rua del Franco, restoran dan bar-bar nampak masih ramai. Kota itu memang terkenal dengan Pulpo á la Gallega yang semua orang pasti ingin mencobanya and Ribeiro wine yang udah jadi ciri khas kota itu. Di sebuah bar nampak seorang gadis sedang duduk ditepi sebuah meja sendirian. Matanya memandang nanar gelas kosong yang dihadapannya, gadis tinggi langsing berkulit khas tan Asian itu nampak memendam kekecewaan yang dalam.
Posted in Puisi on Maret 20th, 2008 No Comments »
Semua tlah menghilang
Semua telah pergi
Tinggalkan ku sendiri dalam sepi
Kini ku hanya bisa menunggu
Akankah semua berakhir
Kepedihan dalam hati, dalam jiwa ini
Tidakkah kau coba mengerti
Tidakkah kau coba pahami
Semua takkan berarti
Tiada kau di sisi
Posted in Puisi on Maret 19th, 2008 7 Comments »
Ketika hujan turun
Aku tertegun dalam diam
Hayalku melayang bersama angan
Bias wajahmu menggelinding dihatiku
Senyum itu tak dapat aku lupa
Tatapanmu teduh meyntuh hatiku
Aku bahagia ada didekatmu,tapi..
Aku takut jadi penghianat cintaku
Tapi ku tak berdaya dengan keadaan ini