KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Arsip Untuk Bulan Maret 2008

Kucoba untuk melupakanmu
Namun bayanganmu s’lalu menghampiriku
setiap saat…
setiap waktu….
setiap detak jantungku…

meski waktu kian berputar
dan usia semakin bertambah
dan rambut kian memutih
namun engkau s’lalu jadi pujangga dihatiku

Wahai sang cinta
kutak mungkin melupakanmu
karena engkau telah menoreh hatiku
dengan sejuta kenangan yang indah

Berlalu

Kau hadir di mimpiku malam ini
Indah, meski ku tak kenang yang telah usang
Menuntunku temukan makna terdalam tentangmu
Kau tetap yang pertama
Menunjukkan arti ketulusan dalam diam
Merapuh dalam perjalanan menuju asa semu
Mengharap kan ada terang dalam kelam
Dan…
Memeluk dalam dingin kenistaan…
Akankah ada warna setelah sekian lama
Terperangkap hitam yang gelap?
Jemari tanganmu lemah membelaiku…
Menghadirkan rasa yang tak kumengerti hingga kini
Cinta ataukah hanya sekedar…
Nafsu yang terbungkus belas kasih?
Bantu aku temukan jawabnya, kekasihku…
Meski mungkin tak kan ada waktu tuk saling memandang,
Menyentuh, bahkan berbicara,…
Bahwa aku membutuhkanmu tiap malam menjelang!

Kapankah Akan Berubah

Hari demi hari semakin banyak orang yang merasakan kepedihan yang terus menerus datang dalam hidupnya,
setiap hari kulihat orang-orang tak berdaya melihat tempat tinggal, tempat usaha,tempat mencari nafkah dihancurkan entah dengan alasan apa…….
kadang aku heran dengan hal seperti ini
apakah pemerintah hanya bisa memerintah tanpa peduli nasib rakyat,
orang kaya semakin kaya, orang miskin semakin miskin
tak ada perubahan tak ada kepedulian bagi mereka yang membutuhkan…
apakah hal seperti ini harus terus terjadi..

Keep Dreaming

There’s somebody out there
Who always smile
If he smiles his face is very cool

But
I can’t reach him
Every night i prays for him
Someday i can reach him

I always think
Someday
I can reach him
I can smile together him

But
It’s all just dream
Keep dreaming

Bohong

Awalnya Dia Terlihat Begitu baik padaku

Sangkaku Dia Takkan BerKhianat Padaku

Waktu begitu cepat berlalu…….

kini semua telah terungkap………………

Kenyataan ini terlalu sulit untuk aku mempercayai keadaan yang terjadi……………….

Ternyata ……………

semua sikap,tingkah dan lakunya hanya kebohongan selama ini………….

Aku kecewa……..

Aku Terluka………

Menuju Tempat Matahari Terbit

Aliran keringat tumpah ruah dari ujung kepala, melata dengan lambannya melalui pipi kiri dan pipi kanan lalu kemudian menyatu di dagu plontos Rendra. Perlahan, keringat itu terjun bebas ke tanah dan semakin deras, seiring dengan irama langkah Rendra yang tergesa-gesa berlari menuju sebuah mobil sedan bekas yang beratapkan samar cahaya rembulan dan terhalang oleh rindangnya barisan pohon rapuh di dalam hutan belantara. Keringat tersebut masih mengumpul di wajah Rendra, bahkan ketika ia sudah menyandarkan badannya di kursi penumpang dan menghembuskan napas leganya di dalam mobil, begitupun ketika mobil tersebut membawanya menelusuri hutan dengan suara pelan seperti orang berjinjit, wajah Rendra masih dengan meriahnya dihiasi keringat. Adalah atmosfer ketegangan dan desir adrenalin yang sedang memuncak di dalam hatinya ditambah kehadiran malam mencekam, yang membuatnya lupa untuk menyeka keringat di wajahnya. Karena, bersamaan ketika bulan purnama mulai tampak bundar di langit, dengan melemparkan senyum kemenangan pada teman di belakanganya, Rendra telah berhasil meloloskan diri dari penjara. Sesuai dengan rencana.

Detak jantungku berdentum
sekeras bom atom
jiwaku seakan terbang
terpisah dari jasadku

Ketika kau melintas
sekilas…..
senyuman menghanyutkanku
dalam kolam cinta semu

Hai….
kulambaikan tanganku
tapi kau berlalu pergi
menghilang tanpa berkas

Aku telah terpanah
oleh panah asmara
yang terasuk bersama racun cinta
cinta yang semu

One Night Stand

Di malam menjelang pagi itu sepanjang jalan kota tua Rua del Franco, restoran dan bar-bar nampak masih ramai. Kota itu memang terkenal dengan Pulpo á la Gallega yang semua orang pasti ingin mencobanya and Ribeiro wine yang udah jadi ciri khas kota itu. Di sebuah bar nampak seorang gadis sedang duduk ditepi sebuah meja sendirian. Matanya memandang nanar gelas kosong yang dihadapannya, gadis tinggi langsing berkulit khas tan Asian itu nampak memendam kekecewaan yang dalam.

Hilang

Semua tlah menghilang

Semua telah pergi

Tinggalkan ku sendiri dalam sepi

Kini ku hanya bisa menunggu

Akankah semua berakhir

Kepedihan dalam hati, dalam jiwa ini

Tidakkah kau coba mengerti

Tidakkah kau coba pahami

Semua takkan berarti

Tiada kau di sisi

Cinta yang Terabaikan

Ketika hujan turun

Aku tertegun dalam diam

Hayalku melayang bersama angan

Bias wajahmu menggelinding dihatiku

Senyum itu tak dapat aku lupa

Tatapanmu teduh meyntuh hatiku

Aku bahagia ada didekatmu,tapi..

Aku takut jadi penghianat cintaku

Tapi ku tak berdaya dengan keadaan ini

« Prev - Next »