KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

“Kamu ada ide apa?”

“Gak ada. Biasanya cewek punya banyak ide.”

“Ah! Aku lagi malas!

“Oh!

Merekapun kembali terdiam. Lalu tiba-tiba terdengar suara jeritan seseorang seperti jeritan anak kecil.

“Okaaa-chan!!! Huhuhuh,” kata anak itu sambil mengusap-usap matanya.

Aya yang merasa iba berjalan menghampiri anak kecil itu. Tanoki mengikutinya.

“Alo adik. Kamu kenapa?”

“Mama dan Papaku bertengkar.”

“Aduh.. terus kenapa kamu disini?”

“Bodoh! Dia minggat kali!” jawab Tanoki.

“Yee.. emang anak kecil bisa minggat apa??”

Melihat Aya dan Tanoki bertengkar anak kecil itu menangis lagi.

“Huhuhu.. jangan bertengkar di depan Sayuri lagi. Sayuri benci pertengkaran,” katanya.

Tanokipun menghampiri anak kecil itu.

“Iya-iya. Maaf ya. Kita tadi cuma beda pendapat aja. Nama kamu siapa?”

Aya yang melihat Tanoki begitu baik sempat sedikit terpesona namun kata-kata inilah yang ia keluarkan

“Dasar! Giliran sama anak kecil aja baru baik.”

“Emang kenapa? Kamu jealous?”

“Yee.. sapa juga yang jealous??”

Tanoki kembali mengelus-elus rambut anak kecil itu.

“Nama kamu Sayuri?”

Anak itu mengangguk.

“Kamu kabur dari rumah ya?”

Ia mengangguk lagi.

Aya yang kaget melihat jawaban itupun mendekati anak itu.

“Aduh. Kamu gak perlu kabur dari rumah. Nanti mereka nyariin kamu gimana?” kata Aya.

“Abis Mama dan Papa berantem terus. Aku bosen melihat hal itu,” kata Sayuri.

“Mungkin mereka lagi ada masalah kali,” kata Tanoki

“Mereka gak sayang aku.”

“Sayuri.. mereka sayang kamu kok! Mereka pasti nyariin kamu. Makanya kamu cepet pulang ya,” kata Aya.

“Iya. Memang di dalam hubungan itu pasti ada pertengkaran. Tapi aku yakin orang tua kamu itu sayang banget sama kamu. Mereka pasti merasa kehilangan banget kalo kamu ngilang kaya gini,” kata Tanoki bijak.

Aya terkagum-kagum melihat Tanoki bisa bertindak bijak seperti itu.

“Lebih baik kamu pulang ya. Biar Kak Aya dan Kak Tanoki nganterin kamu,” kata Tanoki.

Sayuri tersenyum. “Mereka beneran sayang Sayuri?”

Aya dan Tanoki tersenyum dan mengangguk

“Seperti kalian meski bertengkar saling menyayangi?”

Aya dan Tanoki terdiam.

“Iya kan?” tanya Sayuri lagi.

Mereka masih terdiam.

“Neechan…”

“Iya Sayuri.. kita saling menyayangi kok!”

Sayuri tersenyum.

“Aku sayang Neechan dan Niichan juga.!!” katanya sambil memeluk Aya dan Tanoki. Ia tersenyum dan tertawa bahagia.

Akhirnya Aya dan Tanoki mengantar Sayuri pulang kerumahnya.

“Niichan.. pegang tanganku,” katanya berkata kepada Tanoki.

“Neechan juga.”

Aya dan Tanokipun memegang kedua tangan Sayuri.

“Aku senang melihat kita seperti ini. Seperti keluarga! Neechan jadi Kaa-chan Niichan jadi Too-chan!” katanya senang.

Aya dan Tanoki hanya tersenyum.

Lalu merekapun sampai di depan rumah Sayuri.

Namun mereka datang di saat situasi yang salah. Orang tuanya Sayuri sedang bertengkar. Hal itu membuat Sayuri semakin sedih.

“Kaa-chan, Too-chan!” panggil Sayuri.

Mereka berduapun segera mendekati Sayuri.

“Sayuri. Kemana aja kamu? Mama khawatir..”

“Sayuri.. Papa juga khawatir.”

“Hei.. sejak kapan kamu perduli sama dia?? Kerjaan kamu kan cuma kantor aja.”

“Lah. Kamu juga. Bisanya ke salon terus.. ngabisin uang Papa hanya karena salon itu. Akibatnya Sayuri kan ilang gitu.”

Sayuri yang melihat kejadian itu menangis.

Iapun menjerit..

“Uh!!! Toochan to Kaachan daikirai!!!!!” kata Sayuri sambil berlalu meninggalkan Aya, Tanoki dan kedua orangtuanya.

Ayapun mengejar Sayuri sementara Tanoki menahan kedua orangtuanya dan berbicara.

“Maaf Tante kalo saya lancang nahan Tante dan Om.”

“Kamu siapa?”

“Tadi saya ketemu sama Sayuri. Kelihatannya dia sedih banget pas liat kalian berdua bertengkar sehingga kabur dari rumah,” kata Tanoki, “maaf kalo saya lancang berbicara seperti ini. Menurut saya yang salah bukanlah salah satu dari kalian. Tapi kalian berdua. Kalian terlalu egois dengan kesibukan masing-masing sehingga Sayuri merasa kesepian dan kabur dari rumah begitu. Saran saya lebih baik jangan terlalu sibuk dan kedepankan urusan keluarga. Terutama Sayuri. Sayuri masih kecil. Dia gak tau apa-apa tapi punya perasaan.”

Mereka berdua terdiam.

“Permisi. Saya mau mengejar Sayuri dan Aya.”

Tanokipun keluar dari rumah itu dan mengejar Sayuri.

Di tempat Sayuri,

“Sayuri-chan.. tunggu!!” panggil Aya.

Akhirnya Aya berhasil memegan tangan Sayuri yang masih menangis.

“Neechan bohong!!! Papa sama Mama gak sayang Sayuri.. mereka masih aja seperti itu!! Huhuhu.. lebih baik Sayuri tinggal sama Neechan aja atau kabur lagi.”

“Sst!! Sayuri gak boleh ngomong kayak gitu. Mereka sayang sama Sayuri. Buktinya tadi mereka nyariin Sayuri kan? Tenang aja mereka pasti akan ngejar Sayuri ke sini,” kataku.

Lalu sayuripun memeluk Aya.

“Neechan…..”

Akupun membalas pelukannya itu. Ia menangis di pelukanku. Akupun ikut terharu dan sedih melihat Sayuri menangis seperti itu.

Lalu Tanokipun datang. Ia melihat kondisi dimana Aya dan Sayuri sedang berpelukan. Ia tersenyum lalu menghampiri kedua gadis itu.

Tanoki membelai rambut Sayuri.

“Sayurii.. jangan nangis lagi ya! Niichan bawa sesuatu buat Sayuri,” kata Tanoki

Sayuripun mengelap airmatanya dan melepas pelukannya bersama Aya.

Tanokipun memberikan Sayuri boneka panda. (ntah dapat darimana =.=)

Sayuri tersenyum. “Makasih Niichan.” Sayuripun sekarang memeluk Tanoki.

Aya tersenyum.

“Wow.. Tanoki bisa bertindak seperti ini juga.. baiknyaaaa…,” pikir Aya. Ia kembali tersenyum.

Lalu, “Neechan.. sini.. aku juga sayang Neechan..”

Akhirny Sayuri, Aya, dan Tanoki berpelukan di tengahnya malam.

Lalu tiba-tiba datanglah dua orang yang memanggil nama Sayuri.

“Sayuri..”

Sayuripun melepas pelukannya itu dan menoleh.

“Mama. Papa,” panggilnya.

Mamanyapun langsung menuju arah Sayuri dan memeluknya. Begitu juga dengan Papanya.

“Maafin Mama dan Papa ya Sayuri. Kita janji gak akan berantem lagi ko. Kita sayang Sayuri.”

Sayuri tersenyum.

“Kalian janji gak akan berantem lagi?”

Mereka mengangguk.

Sayuripun tersenyum.

“Aku sayang kalian juga…”

Akhirnya mereka berpelukan dan mulai kehidupan baru.

Aya dan Tanoki yang melihat kejadian itu tersenyum.

“Waaa… benar-benar kejadian yang indah. Aku jadi terharu,” kata Aya.

Lalu orangtuanya Sayuri menghampiri Tanoki.

“Anak muda makasih ya. Saran kamu dan penjelasan kamu membuat kita sadar kalau kita salah sama Sayuri.”

“Gapapa Tante. Kita kan sayang Sayuri. Jadi saya juga ikut membantu.”

“Hehe.. Ma, Tanoki-nii juga Papaku. Aya-nee juga Mamaku. Jadi aku punya 2 Mama dan 2 Papa..!!!” katanya tersenyum dan menggandeng tangan Aya dan Tanoki.

Aya otomatis mencubit pipinya Sayuri.

Mereka tertawa.

“Ohh jadi kalian juga pasangan ya?” tanya mamanya Sayuri.

“Semoga kalian terus akur ya..,” kini papanya Sayuri yang berbicara.

Aya dan Tanoki langsung terdiam. Entah apa yang ada di pikiran mereka masing-masing.

“Hehehe…… Sayuri juga berharap kalian gak akan berantem lagi..”

“Ya sudah. Kita pulang dulu ya. Makasih udah nemenin Sayuri malam ni.”

“Iya Tante. Sama-sama,” kata Aya,” dadah Sayuri… sampai nanti..!! Jangan nangis lagi ya!!”

“Iyaa.. bonekanya juga dijaga terus. Jangan sedih lagi. Kita semua sayang Sayuri,” kata Tanoki tersenyum.

Sayuri tersenyum.

“Bentar ya Ma, Pa.”

Sayuripun berjalan ke arah Aya dan Tanoki.

“Neechan dan Niichan makasih ya..”

Aya menunduk membelai rambutnya Sayuri.

“Sama-sama Sayuri. Ya uda sebaiknya kamu segera ke tempatnya Mama dan Papa. Mereka nungguin kamu tuh.”

Tanoki hanya tersenyum begitu Sayuri melihat ke arahnya, “Bye-bye Sayuri.”

Akhirnya Sayuripun berjalan bahagia ke tempat orangtuanya dan Tanokipun berbalik arah menuju rumahnya sendiri.

“Hei Tanoki…… tunggu!!! Gimana dengan tugas kita??”

Tanoki terus berjalan. “Ntar aja besok kita lanjutin. Gue capek.”

Aya kembali dongkol.

“Uh!!!!! Bener-bener deh tu orang!! Kembali ke sikapnya yang semula!!!! “

“Tanoki… tunggu….!! Setidaknya kasih ide dong mau bikin karya ilmiah apa.”

“Udah besok aja. Aku capek!”

“Ih!! Kenapa sih lo tuh punya sikap yang berubah-ubah dan gak jelas kayak gitu. Ya udah terserah deh!!!”

Kini mereka kembali bertengkar dan kembali ke rumahnya masing-masing-

Di perjalanan pulang.

Pikiran Tanoki

“Aku gak tau kenapa aku bisa bersikap cuek sama kamu Aya. Aku sudah berusaha untuk menerima kamu dan berusaha baik sama kamu. Tapi tetap saja, muka cuek yang keluar dari mukaku. Lagian!! Apa urusannya sama kamu!! Aku mau cuek kek mau baik kek bukan urusanmu… dan juga bukan urusanku..”

Pikiran Aya.

“Uh!!!! Tanoki baka!! Tanoki jelek!!! Tanoki amburadul!!! Jelek!!! Baka!!! Nyebelin!!!!! Gak punya pendirian!!! Ahh.. bodo amat ah!!! Mau dapat nilai 0 gak perduli!!!!!!!”

“Eits!! Ngapain juga gue memperdulikan dia??? Amit-amat deh….. sudahlah.. Aya!!! Ngapain juga kamu perduli sama dia..!! Dia itu baka bin odong-odong.. menyebalkan juga!!!”

Kini mereka sama sekali tidak menyadari akan perasaan mereka masing-masing. Dan perasaan mereka terus mengalir sampai waktunya mereka menyadari akan perasaan itu.

20 Responses to “Don’t Hide Your Feelings 11”

  1. on 17 Mar 2008 at 22:34pembaca

    Wah, cerita ini belum selesai2 jg toh. Tapi kalo 1 bagian nyeritain 1 hari kehidupan tanoki & aya, widuh….kalo ceritanya 1 taun aja, dah bisa nyampe 365 bagian dong…
    Kayaknya judulnya lebih cocok “Diary Tanoki & Aya” deh……….nyaingin film seri “24″ cuman ini versi harian

  2. on 18 Mar 2008 at 04:19Fauzan Masri. Z

    Wew, japanis abis, tapi aku yakin kamu bukan orang jepang, ada beberapa pola pikir yang masih kental sekali Indonesia-nya. Tul g?
    Ceritanya bagus, baik alur maupun gaya bahasanya, punya keunikan tersendiri, tapi… Mau g nie di kash masukkan? Penataan ato perpindahan dari satu kejadian terlalu panjang, bahkan cendrung berlangsung lama untuk pindah ke kejadian atau masalah berikutnya. Ada lagi kalo mau…

  3. on 18 Mar 2008 at 08:29niaw

    wah krend abiz….
    kasih artinya juga dumz di bawahnya….
    cayo truz eah

  4. on 18 Mar 2008 at 14:34亜也子

    pembaca> haha mav.. aku paling gak bisa nentuin judul cerita… and cerita ini juuga tergantung sama apa yang terjadi.. hehe..
    fauzan> hoho.. well i’m not japanese…. wew.. mank bagus ya??? sankyuu deh… masukkannya apa lagi nih??

    domou minnasan..
    hontou ni arigatou…
    gomen ne the next part is too long
    because i’m busy right now to study for enter nagoya university..

  5. on 18 Mar 2008 at 18:24Hartanto

    Jangan lama” dunk Achi, gw udah trlanjur suka ma ne cerita. Klo kLamaan nunggunya gw marah lho!
    Cepetan posting DYHF12nya ya?
    Oh ya, kamu rencana mo kul d t4nya Aya tow, selamat ya!!

  6. on 18 Mar 2008 at 20:27亜也子

    wew
    yang ke-12 sudah aku post
    tinggal di setujui sama redaksi.
    mending baca di multiply deh. temanku sudah baca disitu ha ha..
    yup..
    wew..
    si aya tea kan msh sma. daku mo kul. tapi ya sih. klo gak nagoya, todai, osaka. biar bisa bertemu dengan the real tanoki..^^ha ha

    atashi wa ganbatte ne..
    i’ll try my best to continue this story and study..
    yosha!

  7. on 19 Mar 2008 at 10:09Hartanto

    Achi, Q boLeh nta kasih tau emilmu Ga

  8. on 19 Mar 2008 at 11:11Renny Verli

    Nice story.
    Wah….kalo ntar dah kul di Jepang jangan lupa nerusin ceritanya ya…

  9. on 19 Mar 2008 at 16:58亜也子

    wew..
    ok.. wasurenai ne..^^
    ano atashi no e-mail wa renn_chii@yahoo.co.jp
    but for chatting with YM is mizuu_chan@yahoo.com

  10. on 19 Mar 2008 at 17:04亜也子

    uhh minna…
    imamade arigatou gozaimashita…. T^T
    sayonara…^^
    achi will less online and less to continue this story.. gomen!

  11. on 19 Mar 2008 at 18:43black_angel

    Wa!sugoi hanashi!ganbatte ne!

  12. on 09 Apr 2008 at 20:38L 13 N

    waaaahhh……..
    kyaknya endingnya msi lama y??????
    gpp dech,q setia menunggu DYHF12…..
    tapi yang penting….
    Ni cerita keren abis………

    Knpa g di bikin novel aja??????
    pasti tambah keren n bsa menghasilkan juga kan!!!!!!!!!

  13. on 10 Apr 2008 at 18:11亜也子

    hontou ni gomen ne…
    endingnya masih sangat amat lama
    coz achi lagi sibuk buat UN
    ano, mau dibikin novel juga sih hehe XD
    sankyuu minna..
    aku dah post di multiply sih. silakan buka
    http://shirochii.multiply.com

  14. on 10 Apr 2008 at 20:21rani el shania

    pasti penggermar komik ya? abis ceritanya komik banget but aku lumayan suka idenya tapi kalo boleh usul, lebih diperdalam lagi ceritanya karena alur yang terlalu panjang esensinya terkesan ilang terus banyak dialog yang gak perlu kalo diedit dikit lagi mungkin akan lebih sempurna anyway ini cuma kritikan biasa mudah-mudahan membangun ya ^____^ SEMANGAT!!!!

  15. on 29 Apr 2008 at 19:06vi_chan

    ^o^
    bagus bgt ceritanya
    oya..,,, btw lanjutannya kapan
    n rncananya bkal bikin sampe edisi brapa??

    pdahal aq baru baca
    but langsung fall in love
    pa lagi latarnya di jepang

    kawaii ne ^_^

  16. on 12 Sep 2008 at 11:09dewiq

    lama banget ya DHYF 12 nya? padahal udah nungguin berbulan bulan loh…

  17. on 03 Nov 2008 at 14:24oline

    Duh….critanya bagus bgt sich….
    Tapi, aku kok ga nemu yang di multiply yach???bilangnya ‘user do not exist’…ada yang bisa bantu aku ga????
    kasih tau donk….. penasaran nich sama kelanjutan critanya….

    achi, can u send me this story?????sampai selesai…..
    ke email: caroline.yuliany@yahoo.com….plizzzzzzzz…..

  18. on 12 Nov 2008 at 17:55author

    coba aja buka http://chiakixyuki.multiply.com
    tp sebelumnya diharapkan buka mailmu
    aku udah kirim mail ke kamu^^
    sankyuu ya dah baca cerita abalku hoho
    keep support me always XDD

  19. on 13 Mar 2009 at 20:49v¡¡a chan

    bguz bgd crta ny .. kpan nie d lnjutin smpi slesai .. ? cz yg d multiply cma smpi yg 14 c T.T .. hoho .. xD

  20. on 29 Mar 2009 at 18:40Na_bila

    kpn critanya yg ke-12?
    ditunggu klo ada lanjutanx

Tinggalkan Komentar