Sang Karang
Februari 17th, 2008 by saori
debur ombak memukul keras
tepian pantai
namun karang tak bergerak
tak hancur oleh pukulan
debur ombak datang silih berganti
kadang begitu lembut menyapu
kadang begitu kasar menerjang
namun karang tetap berdiri tegak
kokoh berpijak bumi
musim panas, musim hujan
sang karang tetap di tempat
tak bergeming karena cuaca
tak hancur karena sang ombak
sang karanglah si pemenang