KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Untuk Beranjak Bangkit

Kutulis lembaran baru dengan tinta darah

Di bawah pohon bertabur bunga kamboja

Inginku tumpahkan amarah

Walau kutahu kan sia-sia

 

Semilir angin pagi menemaniku

Kunikmati segarnya angin pagi itu

Kutarik nafas dalam-dalam

Namun ia beku di dalam kalbu

 

Perlahan semilir angin berubah riuh

Mencoba merampas lembaranku

Aku bangkit melawan angin

Melindungi lembar-lembar yang kutulis

 

Angin semakin riuh

Seperti badai yang mengoyak layar kapal

Aku tak kuasa melawan

 

Di bawah langit terang

Lembaranku hilang

Bersama angin dibawanya terbang

 

Kutulis lembaran baru dengan tinta darah

Di bawah pohon bertabur bunga kamboja

Namun ku kan berjanji

Tak kan ada yang merampasnya lagi

 

 

Jkt,11 Jan 2006

3 Responses to “Untuk Beranjak Bangkit”

  1. on 30 Mar 2008 at 12:26Angga

    Kuqira cerita lagi ndak taunya puisi

  2. on 30 Mar 2008 at 12:27Angga

    Kuqira cerita lagi ndak taunya puisi wow.

  3. on 20 Sep 2008 at 17:13ardhie_kaka

    TOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOP BAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANGEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEET…………..

Tinggalkan Komentar