January, 6 2008
Januari 14th, 2008 by Stebby Julionatan
Rahasia kebahagiaan itu sebenarnya terletak pada…
… ketika orang-orang terdekat yakin dan percaya
bahwa merekalah yang membuat kita bahagia.
- Al Bath -
Aku marah, sekali lagi, karena Mama ga masak. Padahal kan seharusnya Mama tahu kalo sepulang Gereja seperti sekarang ini tuh aku mesti laper. Akhirnya aku kembali lagi ke kota. Beli soto di Pak Ali. Sekedar tahu saja, aku tuh dah ngidam-ngidam soto sejak 3 hari yang lalu dan ga dapet-dapet gara-gara yang jual mantu.
Ketika menikmati lezatnya soto, aku mencuri dengar pembicaraan 2 pasang ortu yang duduk di samping dan di seberangku. Mereka bercakap tentang anak-anak mereka. Sepasang ortu yang duduknya di seberangku bercerita tentang anak mereka, perempuan, yang bulan Juni nanti bakal menyelesaikan studi S2-nya di Australia. Sedang yang duduk di sebelahku, mereka bercerita tentang anak pertama mereka yang telah berkarir dan hidup mapan di Jakarta. Bencinya, anak bapak tersebut juga S2 graduate. Sedang anak keduanya masih menempuh pendidikan kedokteran di Surabaya.
Well, inikah potret kebanggaan orang tua? Kesuksesan anak-anak mereka merupakan salah satu kebanggaan mereka. Ketika mereka membicarakan keberhasilan anak-anak mereka, masing-masing wajah mereka tampak bahagia. Lalu bagaimana denganku? Apakah aku yang suka marah-marah ga jelas hanya karena makanan ini, plus ga sukses karena S1 saja belum lulus, dan belum mapan karena masih jobless, bisa membanggakan orang tuaku??!!
ini pengalaman pribadi penulisnya, belum mampu dikatakan karya baik. aku belum membaca itu…atau jangan2 karya ini bukan cerpen. melainkan teriakan hati? oh, tak mengerti pula saya. maaf.
terima kasih
pemerhati cerpen
aku gak mengerti dengan isi cerita diatas. kayaknya ini cerita setengah jadi deh. belum tuntas 100%. kalo dilanjutin lagi pasti ceritanya bakal bagus deh….
emang ini bukan cerpen kale…
ini kan essay
kok dikira cerpen sih???