Tamu-tamuku
Januari 7th, 2008 by t2fat
Disini. Diberanda aku mengantuk. Bersama segelas daun teh dan kicauan burung kecil selepas hujan. ah, basahnya tanah didepan terasa dekat. dimana kita pernah kenal, dimana pernah bersua. aku lupa. sudah bertahuntahun lamanya.
aku hampir tertidur. ya, hampir saja. tapi tetap terjaga sambil sekalikali menghisap teh, mengulangi mimpimimpi, kemarin dan hari ini, tapi belum terlelap. lalu tamutamuku datang, ah, sahabat lama. masuk, masuk, ke ruang tamuku. interiornya tak sebagus dahulu. dindingnya kusam sana sini, namun tetapnya hangat buat kita bernostalgia. mereka datang lewat sebatang pitingan daun tembakau.
tamuku teman paling setia. mereka mendengar di kala duka, dan berbagi kala suka. dan ketika aku sedang resah, mereka datang, sebagian dibawa berlalu, buat aku sedikit lega. tamuku istri keduaku. istriku tahu, namun dibiarnya kami berdua bercumbu. yang dia tidak tahu aku ingin menjauh. yang dia tak tahu aku dibawa menuju abu. oh sayang, tamutamuku.
seorang ahli pernah bilang tentang ruang tamuku. aku kira dia ahli furnitur, rupanya cuma tukang akupuntur. dia bilang soal tamutamuku, “kanker paru-paru” matanya melotot, kau pikir aku takut, anjing gila. aku kenal tamutamuku sudah puluhan tahun, dan dia tukang ahli belum-sejam-kenal sudah berlagak mengatur. jadi tinggalkan saja dia bersama istriku, dan kubawa ruang tamuku dari situ, mencari tempat nyaman buat ku undang tamutamuku, sebab sedang resah aku dan mereka bisa bawa sebagian keresahan itu buat aku sedikit lega. itu terjadi kemarin. makanya hari ini aku buat tehku sendiri sebab istriku tak mau buatkan aku teh karena kemarin aku tinggalkan dia bersama orang itu.
orang itu tidak salah. aku bukannya marah. aku tidak bisa menjauh. pun tamutamuku tak mau pergi. kata anakku ini namanya adiktit. sudahlah, biarkan saja. toh nyawa manusia ditangan Dia. so tamutamuku terus berkunjung hingga ruang tamuku penuh, dan ketika ruang tamuku penuh ruangan itu sesak. dan aku tidak bisa menyuruh tamuku keluar sebab ruangan itu sesak dan suaraku tidak mau keluar. lalu tersadar suaraku tidak keluar karena aku juga tersesak. cangkir teh ku jatuh. tembakau ku jatuh. kepalakupun terjatuh diatas pundakku dan aku merasa nyaman ketika itu. dan ketika tamutamuku berpamitan, aku keluar dari ruang tamuku, dan sudah berada didepan abu.
Perhatian
Merokok Dapat Menyebabkan Kanker,
Serangan Jantung, Impotensi,
dan Gangguan Kesehatan Lainnya.
Jadi…Waspadalah!
Saya suka kata pembukanya “disini.diberanda aku mengantuk..”,pesan yg dsampai jg bgs
pesannya bagus bgt.
itu penting bgt bwt ditegasin, cz bnyak org tau akibatnya, tp masih tetep aja dilakuin