KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Arsip Untuk Bulan Desember 2007

Tuhan, Aku Lupa Menyatakan Cinta

Sepuluh tahun aku sahabatmu
Hari ini masih tetap sahabatmu
Entah sampai kapan kita kan berkawan?

Masih tak kuasa melepas cerita
Terlalu sayang untuk dilupa
Tak dapat dusta,
Ada cinta dalam dada

Kini kuharus pergi
Bunda sayang inginku pulang
Bukan maksud tuk berlari
Hanya tangisi penyesalan menanti

Pertemuan Subuh

Selepas subuh
Kembali aku menunggumu
Ditempat yang sama ketika kita sepakat

Tak ada yang paling mencederaiku
Jika kemunculanmu
Tanpa senyum

Karena itu berarti Hawa tak pernah lahir
Hingga tak ada cerita tentang tulang rusuk

Selepas magrib aku datang padamu
Mengetuk pintumu dalam kejujuran
Tak mungkin kupendam kata mewakili rasa
Bagiku rasa harus hadir di kata
Agar ada paham tentang makna

Jangan tanya kenapa aku mencintaimu
Dan kapan dia hadir menguasai
Tuhan pun tak memberiku jawab semalam
Aku hanya memberimu kejujuran
Agar dapat berbagi
Dalam cinta tanpa nafsu

Kutatap Matamu Menuju Hatimu

Di matamu kulihat cahaya
Memancar pada sudut ufuk tak terduga
Menebar pesona keindahan dalam kaca mutiara
Bagaikan Gunung Uhud dalam perjalanan sahabat

Karena manatapmu hatiku tersungkur
Dalam ikhtiar menuju akhlak yang terkoyak
Tak mampu kutata kegelisahanku
Saat tatapmu memberi pelita

Semua…Aku

Runtuhnya malam
tetap milikku
dan malam tertinggal
karena aku tertidur

Kupikir ini biasa
tapi
saat ku coba menelpon rumah
tak ada orang

dan akupun tertegun
berapa titik waktu terbuang
untuk memeluk sebuah imajinasi basi

Semua…..aku
berputar mencari yang tak tuntas
bahkan kakiku tak menyentuh lantai

Aku Tak Tahu

Dan cinta menapaki logikanya
mencari musimnya
jejak indahnya bercahaya
bumi memutarnya
dan kubiarkan saja
dan kita melatih cinta
dalam kepolosan ini

Ada yang berlomba di hati ini

Hidupkan nafasnya
perlahan
Hidupkan aku
jangan berhenti
aku tak kenyang

Indahnya bermain dalam mulutmu
di atas kulitmu
Tak ada kata untuk itu
tak ada suara hampa untuk itu

Cinta

kamu tahu cinta??
- sesuatu tentang rasa
rasa??
- ya, tentang rindu, benci, sayang

Aku menengadahkan kepalaku ke langit. awan kelabu pertanda hujan menaungi kepalaku.  menghela napas panjang, aku menunduk untuk melihat arloji hitam yang melingkari pergelangan tanganku. sudah 1 jam aku menunggu.

Kenapa kamu belum datang??

Aku takjub bagaimana kita memulainya
Bahkan ritmenya kita lalui tanpa pembahasan
Waktu yang berlalu membuat kita paham makna
mengenalmu adalah bait-bait tentang ketulusan

Ketika sayap itu kupersembahkan
Begitu anggun perjalanan membedah samudera
Ketika menyayangimu tanpa ucapan
Kubingkai wujud hadirmu dalam kaca mutiara

Ketika sayap yang kita gunakan adalah kesetiaan
Maka kita akan terbang menuju kematian yang tersenyum
Untuk menuju altar kematian cinta yang sesungguhnya
Kan kutulis doa ditelapak tangan………….
Agar genggaman ini senantiasa berisikan senyum wanitaku
yang mampu mengubah tangis pedih menjadi senyum terindah       

« Prev - Next »