Yang Terlewat
Desember 1st, 2007 by zanel
Dan ketaktahuanku sangat menyedihkan
menepuk pundakku ketika meringkih
Dan kecemasan memuncak
saat mataku tertutup ketakmengertian
Bukankah itu jalan?
Tak terlihat
Jangan paksa aku menangis
pada sayapku yang kerontang
pada senyum-senyum meremehkan
Dan ketaktahuanku mengikisku
walau selembar kisah merindukan keemasan
yang dulu menyilaukan
Kakiku tersungkur
Jejakku yang tak berpasang tenggelam
mengais kunci terburuk
Bukankah itu jalan
Bukankah itu kamu
Wahai Kedewasaan
Tak tersentuh