Ketika Shinta Ditolak Rama
November 29th, 2007 by kaliya
Sinta adalah istri Rama, tertulis dengan jelas di cerita Ramayana. Sinta adalah wanita yang sangat-sangat diinginkan oleh Rahwana hingga Rahwana berusaha dengan berbagai macam cara baik halal maupun tidak untuk mendapatkannya. Sinta adalah kakak ipar Laksmana yang dijaganya dengan jiwa dan raga. Sinta adalah istri dan wanita yang dipuja. Sinta adalah wanita yang berbahagia.
Lalu ketika Sinta diculik Rahwana, mulai bergulirlah cerita Ramayana. Hari-hari berlalu dan Sinta dipuja di Istana Alengka. Namun, Sinta adalah wanita yang menjaga kesucian hati dan raganya. Sinta adalah wanita yang hanya mencintai satu lelaki dalam hidupnya sehingga tak bisa menerima Rahwana sebagai pengganti Rama. Tak bisa menerima kebaikan Rahwana dalam hatinya. Dan Sinta adalah wanita yang selalu setia menunggu Rama. Menunggu Rama untuk menjemput dirinya.
Sinta yang merupakan kebanggaan Rama berusaha untuk direbut dari tangan Rahwana. Sinta harus direbut apapun caranya, apapun resikonya, apapun konsekuensinya. Sinta harus kembali ke pelukan Rama walaupun harus terjadi perang antara dua negara, walaupun harus ada nyawa, harta dan tenaga yang dikorbankan. Sinta harus kembali walaupun Ngalengka diobong, walaupun nyawa Hanoman, si kethek putih, taruhannya.
Ketika Sinta berhasil kembali pada Rama dengan pengorbanan jiwa dan raga, Sinta ditolak Rama. Kesucian Sinta yang selalu dijaganya itu tak mendapat pengakuan dari Rama. Sinta adalah wanita yang bahkan oleh suaminya sendiri tak dipercaya dapat menjaga kesucian dirinya. Ketika Sinta ditolak Rama, Sinta tak bisa lagi menjadi istri Rama. Bukan lagi kakak ipar Laksmana. Bukan lagi wanita idaman Rahwana. Sinta bukan lagi wanita yang dipuja. Sinta adalah wanita yang kecewa dan merana.
Dan ketika Sinta ditolak Rama, Sinta bersikukuh mempertahankan cintanya pada Rama. Sinta menerjunkan diri dalam api sebagai bukti sucinya hati dan raganya yang akan selalu mencintai Rama. Sebagai bukti cinta Sinta hanya untuk Rama dan satu-satunya lelaki untuk Sinta hanyalah Rama. Dan ketika dewata menyelamatkan Sinta dari kobaran api, Sinta kembali ke pelukan Rama.
***
Reuni ya
emang anoman laki lo ya,kan anoman ga mau sinta