KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Kau adalah air mata, yang mengalir dalam hatiku yang sepi

Begitu murni, tulus dan suci membasahi atmaku yang mulai layu

Kau adalah waktu, yang kuhabiskan untuk memimpikanmu

Begitu singkat namun sangatlah berarti

Kau adalah darah, yang mengalir dalam urat nadiku

Memberikan arti kehidupan yang aku jalani

 

Seandainya saja sang waktu memihak pada kita

Seandainya saja masa tak berpaling dari kita

Jika saja ruang tak menjauh dan menyekat raga kita

Pasti kita masih tetap bersama

 

Mengapa kau pergi sendiri?

Tanpa sebuah isyarat yang pasti

Tinggalkanku bersama seluruh cintamu

Mengapa tak kau ajak aku?

Karena aku masih ingin terus bersamamu

Melintasi tiap ruas jalanan ini

 

Aku kehilanganmu bersama seluruh nafasku

Aku kehilanganmu bersama segenap hatiku

Aku kehilanganmu bersama semua bahagiaku

Dan aku kehilanganmu disisa hidupku

 

Rasanya… aku tak lagi mampu bernafas

Sepertinya hatiku tak lagi bergetar

Aku ingin bersamamu

Meskipun di dunia yang berbeda

Meski harus ditempat yang tak seindah dunia

Asalkan aku tetap menjadi tulang rusukmu

 

Jika saja aku tau dimana itu surga

Aku ingin sekali menjemputmu disana

Atau jika boleh aku ingin pergi ke duniamu

Aku ingin selalu bersamamu dimanapun itu

 

Yakinkan aku bahwa…

Kau tetap akan selalu menghampiriku

Melalui rindu yang membalut jiwaku

Dan melalui waktu yang mengikat kenangan kita

Agar aku selalu tenang menatap nisanmu

Dan selalu bahagia tanpa dirimu


Tinggalkan Komentar