KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Membunuh Cintaku

Aku tusukkan belati di dadanya
Sungguh bukan karena aku membencinya
Bukan juga karena aku tak ingin dia ada
Tapi karena aku tahu
Aku tak mungkin memilikinya, selamanya
Lalu dia terduduk tiba-tiba
Dia menatapku
Tanpa duka, tanpa air mata
Juga tak kulihat guratan kecewa di matanya
Jantungku berdegup kencang
Dan terus semakin kencang
Aku takut
Sangat takut
Tanpa sadar aku menangis
Aku merasa sakit melihatnya terluka
Dan semakin sakit saat aku sadar
Akulah yang melukainya
Lalu akhirnya
Dia jatuh
Berbaur dengan kucuran darah
Darah yang keluar dari dadanya sendiri
Dan dia tersenyum sebelum mati

Tinggalkan Komentar