Karang dan Kura-kura
November 23rd, 2007 by matacinta
Aku selalu mengingatnya, terlebih ketika asa terancam putus, tatkala hadapi sekian cobaan yang sepertinya datang silih berganti tiada henti. Kuingin seperti karang itu. Menjadi sesuatu yang tegar di lepas pantai dengan hantaman ombak yang menderu tanpa kenal waktu. Menjadi yang tidak boleh rapuh karena ada kura-kura di belakangnya, kura-kura yang ingin ditemani, yang harus dipeluk biar tak hanyut dicuri ombak.
Namun bukan kura-kura saja yang layak ucap terima kasih, tetapi juga sebaliknya. Karang tidak akan pernah menjadi karang jika tidak ada kura-kura di dekatnya. Dia tidak akan punya arti. Hanya bongkahan batu menjulang tinggi dengan keangkuhannya tanpa ada manfaat bagi sesama hamba Tuhan.
Subhanallah walhamdulillah.
Menepilah padaku saat aku bisa jadi karangmu, peluklah aku saat aku kura-kuramu.
- Teruntuk sahabatku yang tiada lelah berkelana setiap hari, jauh di sana.-