KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Satu Sudut di Jakartaku yang Berdebu

    Panasnya menyengat,

    Titik-titik hujannya berat

    Kemarau mendatangkan penat,

    Musim hujan datang,

                        banjir dibuat…

    Itulah Jakarta…

    Dengan ragam keresahan yang tak kunjung sirna

    Penuh sesak oleh manusia,

    Tidak tahu busuk atau mulia,

    Karena hilangnya rasa percaya

    Asap, debu, sampah, polusi

    Tak menyisakan tempat setitik pun

                       ‘tuk menghirup udara bersih,

    untuk menyesap air jernih,

    ‘tuk menyegarkan otak yang letih

    Melangkah ke kiri ke kanan

    Yang terlihat adalah wajah-wajah penuh perjuangan,

             atau wajah-wajah dicengkeram ketakutan akan hari depan

    Akibat tekanan kota metropolitan

    Yang telah rusak seiring jaman

    Jakarta…

    Jakartaku…

    Beginilah,

    Keseharian yang lelah

    Bagai penuh dengan dengungan lebah

    Dan tetesan keringat yang bagai air bah

    Halaman Koran dipenuhi oleh lembaran hitam,

    Kejadian-kejadian yang kelam

    Tapi pernahkah kau melihat ke dalam…

    Jauh ke dalam

    Menilik hati kecil kita dan pikiran-pikiran yang terpendam

    Sebenarnya,

    Itulah zat pewarna

    Yang mewarnai setiap lembaran hitam di warta

    Dan kehidupan kota Jakarta

    Hhh..

    Jakartaku..

Tinggalkan Komentar