A Letter from Ex-Skizofrenic
November 18th, 2007 by yuniarty_antu
Ass..Wr.Wb…
Anak ibu yang cantik,,,kamu pasti sekarang bertambah tinggi..Jika saat itu kamu masih kubelai dalam pelukanku,sekarang ini mungkin kamu sudah bisa menopng hidupmu dengan kedua kakimu…!
Sepuluh tahun lamanya aku meninggalkanmu..Sepuluh tahun lamanya aku berjuang menghadapi manusia semester yang selalu mengikutiku dan menyuruhku untuk selalu menggugurkanmu dahulu…Berjuang menghapus bisikan bisikan si gadis bertopi merah yang menyuruhku untuk selalu mengakhiri hidupku kaena menudingku tak berguna lagi..
Anakku..Aku tahu saat itu dan bahkan sekarang kau tak mengerti apapun tentang kisah yang Tuhan sajikan didepan atamu,,,,Tapi aku tahu,,,kau menyimpan beban dengan lingkungan sekitarmu,dan juga keluarga yang tak mau menerimamu sebagai anak seorang skizofrenic yang gila dengan halusinasi dan wahamnya..
Anakku,,sebagai informasi,,Sekarang aku sudah dinyatakan sembuh,Meski aku tahu tak ada kesembuhan 100% dari seorang skizofrenik..Aku sekarang bebs dari pengaruh haloperidol ataupun chlorpromazine…(Bayangkan,,,Aku bahkan bisa mengingat obat itu dengan baik…)
Anakku,,aku ingin kembali ke lingkungan yang dulu membesarkankku..Tapi aku tahu itu tak mungkin…Aku ditolak …Aku tak diterima ditengah keberadaan keluarga yang tiba tiba memutuskan hubungan keluarga secara sepihak…Buktinya 10 tahun sejak mereka membawaku ke rumah sakit ini dulu,tak pernah sekalipun mereka menampakkan wajahnya kesini lagi..
Sedih anakku..Aku sedih..Aku hanya berharap kelak bisa kembali..!!Dan bisa membesarkanmu dengan penuh cinta dan kasih sayang,,,Anggaplah semua itu sebagai bayaran atas sikapku yang menelantarkanmu selama ini…
Anakku,,kamu pasti kesepian,,Ayahmu sudah di surga,,Dan aku di tempat ini,,,Entah ini surga atau neraka,aku tak tahu,,
Besok,,tanggal 10 Februari adalah ulang tahun ke 11 buatmu..
“Selamat Ulang TAhun,,anakku…”!!!
Aku tahu surat ini takkan pernah sampai…
Aku hanya berharap pos hati kita berdua saling menyatu dan merasakan dan meresapi isi surat kerinduanku itu…
–Ibumu yang seLalu MeriNdukaNmu dari Balik Tembok Rumah Sakit Jiwa–
entah ini sungguhan atau hanya tulisan….
tapi bagus…..
haru…