Menjerat Jiwa
November 17th, 2007 by diar
Berburu tak kuduga sebelumnya
Ketika aku melihatmu
Kemudian merasuk dalam pikiran
Kemudian menyelinap dalam perasaan
Seandainya aku punya senjata ampuh untuk menjeratmu
Akan kugunakan saat itu juga
Hanya paras
Hanya kuda
Hanya darah
Kupikir tak cukup semua itu
Aku mengambil pena
Tuk kutulis isi dari jiwaku
Sebagai bentuk keabadian
Kemudian kubuat penghormatan
Supaya masuk dakam jiwamu
Dan kau terpedaya
Kemudian jatuh
Dan aku menangkapmu
Di tempat kasih dan sayangku berada