KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Penyesalanku

Kututup mata
Tapi kutetap bisa melihat bayanganmu
Kututup mulut
Tapi hatiku bicara
Kututup hidung
Tapi kubisa mencium keberadaanmu
Kututup telinga
Tapi kubisa mendengar suaramu
Dan……..
Kututup hatiku
Kau pun menghilang dihadapanku

Kubuka mataku…mulutku…….
Telingaku……..dan hidungku….
Tapi…..
Kutak bisa melihatmu
Kutak bisa mendengar suaramu
Kutak bisa mencium aromamu
Mulutkupun terkunci
Hingga….
Kubuka kembali hatiku
Dan berharap kau kan kembali
Tuk memaafkanku

Kuakui semua salahku
Salahku telah meninggalkanmu
Salahku telah melukaimu
Salahku telah mencacimu
Kini kusadari
Kutak sanggup jauh darimu
Kutak rela melepaskanmu

Kini…
Kau telah bersanding dengan bidadarimu
Uch….
Secepat itu kau melupakanku
Setelah kau rampas kegadisanku
Sampai hati kau padaku

Tapi….
Aku tak mengerti
Dalam hati kubertanya
Kenapa aku tak bisa membencimu
Setelah semua yang kau lakukan padaku
Kenapa?
Kucari dan kucari jawabannya
Hingga kusadari
Aku tak bisa menghapus perasaan ini
Cintaku hanyalah untukmu
Itulah jawabannya

Setumpuk penyesalan di hatiku
Kusesali akan kesalahanku
Kusesali telah mengenalmu
Kusesali telah mencintaimu
Kusesali akan kebodohanku
Menyerahkan semuanya untukmu

Tinggalkan Komentar