Saat angka-angka menderetku
Kembali aku di sini
Duduk di bangku yang sama
Ruang yang beda
Sejenak aku berpikir
Apa yang akan kulakukan di sini
Mengikuti ujian?
Atau hanya iseng,
Biar dikira mengikutinya?
Aku tak bias menjawabnya…
Nun jauh di lubuk sana
Ada kepingan retak
Yang lepas, hancur berserakan
Bersama gumpalan asa
Menetesi pelupuk mata.
Ya Allah…
Tanpa sadar aku telah berdosa
Kepada Bapak dan Ibu tercinta
Aku terlalu bodoh
Untuk mengisi lembar soal ini
Aku bingung hendak berbuat apa?
Akhirnya, hanya cucuran air mata
Yang terus tumpah membasahi raga.
Husein, 07 Januari 2007