pagiku bukan pagi seorang petani,
yang bersama embun bersahabat sejati.
pagiku bukan pagi seorang pedagang,
yang bersama ayam jantan selalu berdendang.
pagiku bukan pagi seorang guru yang bersama sunyi mencari makana sebuah ilmu.
pagiku hanyalah fajar subuh,
yang kusambut demgan senyum,
yang mengencangkan denyut jantungku,
dan selalu membuat hatiku abadi.